Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Muhammad Yamin : Upaya Menyatukan Benang-Benang Keanekaan dalam Simpul Persatuan Febiana Rima Kainama
Respons: Jurnal Etika Sosial Vol 18 No 01 (2013): Respons: Jurnal Etika Sosial
Publisher : Center for Philosophy and Ethics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/respons.v18i01.748

Abstract

Muhammad Yamin adalah seorang tokoh nasional yang bersama Soekarno dan Mohamad Hatta berjuang melahirkan Republik Indonesia. Yamin dengan latar belakangnya sebagai penyair dan ahli hukum telah lama mencita-citakan Indonesia, yang terdiri atas berbagai keanearagaman menjadi negara merdeka dan bersatu. Kesatuan Indonesia diyakini Yamin sebagai nasib yang sudah ditentukan sejak awal bagi bangsa Indonesia. Bagi Yamin keindonesiaan merupakan kehendak untuk hidup bersama mengatasi segala perbedaan-perbedaan yang ada. Romantisme sebagai penyair memandang fakta perbedaan sebagai sesuatu yang indah dan dapat dikelola menjadi kehidupan bersama yang harmonis dalam persatuan sebagai bangsa. Ide persatuan Yamin diawalinya dengan menegaskan perlunya satu bahasa yang menjadi bahasa persatuan sebagai jembatan yang bisa menghubungkan keanekaragaman dengan demikian berbagai keragaman dan perbedaan dapat dikomunikasikan denganbaik. Ide Unitarisme diolah oleh Yamin sehingga unitarisme Yamin bukan sekedar konsep politik namun yang lebih kuat dari itu gagasan ini merupakan konsep budaya yang kelak diharapkan mampu membentuk kesatuan karakter.