Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KARAKTERISTIK PUPUK ORGANIK LIMBAH PADAT INDUSTRI PULP PLUS ARANG SERBUK GERGAJI Sri Komarayati
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 26, No 4 (2008): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2008.26.4.313-322

Abstract

Penelitian ini mengemukakan proses pembuatan pupuk organik dari limbah padat industri pulp dengan bahan baku kayu mangium (Acacia mangi11m). Proses pengomposan berlangsung dengan adanya penambahan aktivator sebesar 10% pada limbah padat industri pulp. Selain itu ditambahkan juga arang serbuk gergaji sebesar 10%. Campuran limbah padat, activator dan arang serbuk gergaji diaduk sampai homogeny dan dibiarkan selama 60 hari, Setelah selesai proses pengomposan, pupuk organik plus arang serbuk gergaji dijemur, digiling dan disaring, akhirnya siap untuk digunakan. Dari penelitian pembuatan pupuk organik plus arang serbuk gergaji diperoleh hasil sebagai berikut: kadar air 32,90-39,40%; pH 6,70-6,90; nisbah C/ 18,70-23,70; C organik 24,17-28,26%; N 1, 19-1,29%; P,05 total 0,53-0,63%; CaO total 0,27- 0,34%; MgO total 0,26-0,27%; K,O total 0,63-0,68% dan KTK 29,34-32,44meg/100 s Kandungan logam berat Pb 0,07-0,09 ppm dan Cd 0,02 ppm. Untuk meningkatkan kualitas pupuk organik plus arang serbuk gergaji dilakukan penambahan spora ektornikoriza dan tanah liat yang kemudian dicetak berbentuk tablet.
KARAKTERISTIK PUPUK ORGANIK LIMBAH PADAT INDUSTRI PULP PLUS ARANG SERBUK GERGAJI Sri Komarayati
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 26, No 4 (2008): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2008.26.4.313-322

Abstract

Penelitian ini mengemukakan proses pembuatan pupuk organik dari limbah padat industri pulp dengan bahan baku kayu mangium (Acacia mangi11m). Proses pengomposan berlangsung dengan adanya penambahan aktivator sebesar 10% pada limbah padat industri pulp. Selain itu ditambahkan juga arang serbuk gergaji sebesar 10%. Campuran limbah padat, activator dan arang serbuk gergaji diaduk sampai homogeny dan dibiarkan selama 60 hari, Setelah selesai proses pengomposan, pupuk organik plus arang serbuk gergaji dijemur, digiling dan disaring, akhirnya siap untuk digunakan. Dari penelitian pembuatan pupuk organik plus arang serbuk gergaji diperoleh hasil sebagai berikut: kadar air 32,90-39,40%; pH 6,70-6,90; nisbah C/ 18,70-23,70; C organik 24,17-28,26%; N 1, 19-1,29%; P,05 total 0,53-0,63%; CaO total 0,27- 0,34%; MgO total 0,26-0,27%; K,O total 0,63-0,68% dan KTK 29,34-32,44meg/100 s Kandungan logam berat Pb 0,07-0,09 ppm dan Cd 0,02 ppm. Untuk meningkatkan kualitas pupuk organik plus arang serbuk gergaji dilakukan penambahan spora ektornikoriza dan tanah liat yang kemudian dicetak berbentuk tablet.