Nofita Anggraini
Balai Bahasa Sumatera Selatan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peranan Orang Tua Dalam Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Nofita Anggraini
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 7, No 1 (2020): METAFORA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v7i1.9741

Abstract

Keluarga adalah lingkungan pertama dan utama bagi anak untuk belajar belajar. Orang tua memiliki peran untuk membantu anak menyelesaikan tugas-tugas perkembangannya termasuk mengembangkan keterampilan berbahasa. Setiap tindak tutur orang tua di lingkungan keluarga, maupun sosial akan memberi pengaruh terhadap perkembangan bahasa anak. Kajian ini mendeskripsikan tentang pentingnya peran orang tua dalam perkembangan pribadi anak usia dini. Stimulus untuk meningkatkan keterampilan berbahasa anak sebagai social skill harus dilakukan para orang tua sejak dini. Peranan orang tua  dalam meningkatkan perkembangan bahasa anak diantaranya (1) mengenalkan kata sapaan yang baik dan benar ketika berkomunikasi di dalam keluarga, (2) melatih pengucapan kalimat pendek atau sederhana, ketika anak menerima; meminta, bertanyakepada orang lain, (3) mengajak anak mengenal benda-benda disekitarnya, (4) mengajak anak berbicara, (5) membacakan cerita atau mendongeng, (6) menerapkan pola asuh demokratis.
KESANTUNAN BERBAHASA ANAK DALAM PERSPEKTIF PEMEROLEHAN BAHASA DAN PERAN SERTA PENDIDIKAN KARAKTER Nofita Anggraini
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu aspek dari tahapan perkembangan anak yang seharusnya tidak lepas dari perhatian pendidik pada umumnya dan orang tua pada khususnya adalah perkembangan bahasa atau komunikasi. Pemerolehan bahasa anak tidak hanya menjadi proses atau peristiwa kebahasaan saja, melainkan juga berkaitan dengan lingkungan dan aspek budaya pada masyakarat pendukung bahasa itu. Kemampuan berbahasa anak, sangat ditentukan oleh masa pertumbuhan yang sangat potensial bagi dirinya secara adaptif terhadap lingkungan disekitarnya. Sayangnya hal ini sering tidak dipahami oleh para orang tua, sehingga belum banyak orang tua yang belum memberikan perlakuan khusus pada anak-anaknya dalam hal belajar bahasa. Keterlibatan berbagai pihak termasuk sekolah sangat membantu anak dalam pemenuhan tuntutan pemerolahan bahasanya, yang juga sekaligus mendukung anak dalam belajar budaya misalnya kesantunan berbahasa dan berkarakter. Secara psikologis manfaat positif dari budaya santun berbahasa yang ditanamkan sejak dini pada anak oleh para pendidik, diantaranya memperlancar komunikasi, meningkatkan kecerdasan emosional, dan menumbuhkan rasa percaya diri. Kajian yang penulis lakukan ini berupaya untuk membahas dan mengemukakan kesantunan berbahasa anak ditinjau dari perspektif pemerolehan bahasa dan peran serta pendidikan karakter. kata kunci: kesantunan berbahasa, pemerolehan bahasa, pendidikan karakter