Siska Mariyana
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KESALAHAN KALIMAT DALAM ARTIKEL JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN 2014 PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS TERBUKA Siska Mariyana
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 5, No 2 (2019): METAFORA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v5i2.5079

Abstract

Abstrak: Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah kesalahan kebahasaan, khususnya dalam bidang kalimat pada artikel Jurnal Pendidikan dan Keguruan 2014 Program Pascasarjana Universitas Terbuka. Kesalahan kalimat dianalisis berdasarkan struktur dan isi kalimatnya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kesalahan kalimat dalam Jurnal Akuntansi dan Keuangan 2014 Universitas Kristen Petra. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah kalimat-kalimat yang berisi kesalahan penggunaan kebahasaan berupa kesalahan kalimat dalam artikel jurnal. Sumber data penelitian ini yaitu Jurnal Pendidikan dan Keguruan 2014 Program Pascasarjana Universitas Terbuka. Hasil analisis data menunjukkan bahwa dalam Jurnal Pendidikan dan Keguruan 2014 Program Pascasarjana Universitas Terbuka terdapat kesalahan kalimat. Kesalahan kalimat yang terkumpul meliputi kesalahan struktur kalimat dan kesalahan penggunaan konjungsi. Kesalahan struktur kalimat yaitu, (a) tidak adanya unsur subjek, dan (b) tidak adanya unsur subjek dan unsur predikat. Kesalahan dalam penggunaan konjungsi yaitu (a) kesalahan penggunaan konjungsi koordinatif, dan (b) kesalahan konjungsi antarkalimat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kesalahan kalimat masih sering ditemukan. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyampaikan beberapa saran yang ditujukan kepada (a) kaum akademisi, (b) perguruan tinggi, dan (c) peneliti lain. Pertama, kaum akademisi harus memahami pentingnya penggunaan kebahasaan yang tepat dalam penulisan artikel. Kedua, perguruan tinggi harus memperhatikan kualitas jurnal yang diterbitkan. Ketiga, peneliti lain dapat melakukan penelitian terhadap kesalahan kebahasaan pada objek penelitian yang berbeda.