Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh implementasi pembelajaran berbasis masalah terhadap keterampilan membaca dan menulis peserta didik. Populasi ini adalah peserta didik kelas XI Akuntansi SMK Negeri 1 Purwokerto berjumlah 110 orang. Penentuan sampel menggunakan teknik random sampling. Random sampling di sini digunakan untuk memilih kelompok kontrol dan kelompok eksperimen, yang menghasilkan kelas XI Akuntansi 2 sebagai kelompok kontrol dan kelas XI Akuntansi 1 sebagai kelompok eksperimen. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu, dengan desain non-equivalent grup pre-test-post-test design. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah tes. Analisis data menggunakan metode statistik dengan uji normalitas, homogenitas dan uji paired t-test dan uji independen t test. Berdasarkan uji paired t tes analisis dengan taraf signifikasi ᾳ= 0,025, diketahui implementasi pembelajaran berbasis masalah memiliki efektivitas dalam peningkatan nilai rata-rata kelas pada keterampilan membaca, terbukti dari hasil t hitung (2,732) > t tabel (2,048) dan selisih nilai rata-rata post-test membaca kelompok eksperimen (81,89) dengan kelompok kontrol (81,03) sebesar 0,86. Sedangkan berdasarkan uji independent sampel t-test dengan taraf signifikasi α = 0,025, t hitung 0,147 < t tabel (2,048) memberi arti bahwa implementasi pembelajaran berbasis masalah tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar membaca. Berdasarkan uji paired t-test dengan taraf signifikasi α = 0,025, diketahui implementasi pembelajaran berbasis masalah memiliki efektivitas dalam peningkatan nilai rata-rata kelas pada keterampilan menulis, terbukti dari hasil uji paired t-test hitung (15,573) > t tabel (2,048) dan selisih nilai rata-rata post-test menulis kelompok eksperimen (87,069) dengan kelompok kontrol (84,8276) sebesar 2,2414. Sedangkan berdasarkan uji independent sampel t-test dengan taraf signifikasi α = 0,025,t hitung 1,346 < t tabel (2,048) memberi arti bahwa implementasi pembelajaran berbasis masalah tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar menulis. Kata kunci: pembelajaran berbasis masalah, keterampilan membaca, dan keterampilan menulis.