Abstrak: Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di IX F SMP Negeri 2 Pekuncen, bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa melalui penerapan model pembelajaran cooperative learning teknik jigsaw. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX F SMP Negeri 2 Pekuncen. Fokus penelitian pada penerapan model pembelajaran cooperative learning teknik jigsaw. Pelaksanaan penelitian melibatkan guru Bahasa Indonesia yang lain sebagai kolaborator. Melalui data yang ada dan refleksi awal, prosedur penelitian tindakan kelas ini meliputi 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) observasi, dan 4) refleksi dalam setiap siklus. Data diperoleh melalui observasi, angket, wawancara, dan tes tertulis/kuis. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya meningkatkan keterampilan berbicara siswa, dan minat belajar bahasa Indonesia dapat dicapai dengan menerapkan model pembelajaran cooperative learning teknik jigsaw. Peningkatan pada siklus I ke siklus II ditunjukkan dengan adanya peningkatan aspek keaktifan siswa mengikuti pelajaran dari 80% menjadi 100%, aspek keberanian bertanya dari 63% menjadi 76.63%, aspek mengajukan pendapat dari 73% menjadi 83.3%, aspek menjawab pertanyaan dari 56.6% menjadi 66.6%, dan aspek bekerja sama dari 80% menjadi 93.3%. Peningkatan hasil belajar juga dibuktikan pada kemampuan siswa melengkapi isi laporan dari 86.66 menjadi 90, aspek pilihan kata dari 81.66 menjadi 8.66, aspek pelafalan dari 72.5 menjadi 76.6, aspek jeda dari 66.66 menjadi 72.5, dan aspek gerak/mimik dari 64.16 menjadi 65.8. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran cooperative learning teknik jigsaw dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa, dan meningkatkan partisipasi siswa belajar berbicara. Kata kunci: cooperative learning, jigsaw, keterampilan berbicara