Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Proses pembuatan gate hollow dengan menggunakan mesin bor radial Csepel tipe RF 22/B Difqi Faza Umary Difqi; Deddy Supriyatna
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol. 18 No. 2 (2023): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36289/jtmi.v18i2.438

Abstract

The machining process or can be called the manufacturing process is a process of producing raw materials or finished materials that are converted into the desired goods. One of the processes in the manufacturing industry is the drilling process. The purpose of this research is to know the process of using a radial drilling machine in making hollow gates and to find out what errors occur when the process of making hollow gates takes place. This research uses the method of literature study and field research (field research). The results show that based on the entire process of making a hollow gate, an error was obtained in the process of making a hollow gate regarding the diameter of the hole which should have been 15 mm to 18 mm and there was an error between the distances of the holes that had been made.
SISTEM KERJA RANGKAIAN FORWARD-REVERSE PADA MOTOR 3 FASA Irhamullah Irhamullah; Deddy Supriyatna; Hamid Abdillah
Jurnal Media Elektrik Vol. 20 No. 1 (2022): MEDIA ELEKTRIK
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/metrik.v20i1.5477

Abstract

Dalam dunia industri, motor induksi merupakan peralatan yang umum digunakan dalam kegiatan proses produksi karena strukturnya yang sederhana, harga yang relatif murah, biaya perawatan yang rendah, dan efisiensi yang tinggi dibandingkan dengan jenis motor lainnya. Motor 3 fasa memiliki karakteristik arus awal yang besar, namun hal tersebut dapat diatasi dengan beberapa metode penyetelan. Motor 3 Fasa bekerja dengan menggunakan induksi elektromagnetik dari lilitan stator ke lilitan rotor. Metode penelitian ini memakai jenis penelitian eksperimen dijelaskan melalui kualitatif. Riset deskriptif karena dalam penelitian ini tidak ada metode yang digunakan secara spesifik tetapi hanya menggunakan data yang ada dan sementara. Rangkaian Forward-Reverse yaitu rangkaian pengontrol motor 3 fasa. Forward-Reverse adalah kontrol putaran dari motor induksi tiga fasa, motor akan berputar dalam dua arah, bergerak maju dan bergerak berlawanan arah dengan output 3 lampu indikator menyala yaitu L1, L2, L3. Motor 3 fasa beroperasi menggunakan induksi elektromagnetik dari belitan stator ke lilitan rotor [1]. Jika lilitan stator motor induksi tiga fasa dioperasikan dengan sumber tegangan tiga fasa, lilitan stator akan menghasilkan medan magnet yang berputar [2]. Karena konduktor rotor (lilitan) adalah sirkuit tertutup, arus mengalir dalam kumparan rotor.
Sistem Hibrida : HOMER PRO dan PVsyst Nuraina Nuraina; Deddy Supriyatna
JTM : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 1 No 1 (2025)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58466/jtm.v1i2.1911

Abstract

Sistem hibrida energi terbarukan adalah salah satu yang paling menjanjikan, ekonomis, dan dapat diandalkan untuk melistriki daerah pedesaan daerah. Sistem energi hibrida digunakan untuk meminimalkan penggunaan bahan bakar fosil untuk mengurangi dampak terhadap lingkungan. Tetapi analisis dari Sistem Hibrida cukup kompleks, oleh karena itu dibutuhkan perangkat lunak alat untuk mendesain, menganalisis, dan mengoptimalkan perangkat lunak. Topik utama dari penelitian ini adalah untuk memperkenalkan berbagai perangkat lunak utama yang diperlukan untuk desain, analisis dan optimasi sistem hibrida sistem. Perangkat lunak yang dibahas adalah HOMER dan PVsyst.
Analisis Life Time Undercarriage Excavator Komatsu Studi Kasus : Di PT. BIMA Dicky Gunawan; Deddy Supriyatna; Dhimas Arya
JTM : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 1 No 1 (2025)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58466/jtm.v1i2.1928

Abstract

Di tengah persaingan industri yang ketat, kelancaran proses produksi menjadi kunci untuk mencapai keunggulan kompetitif. Penelitian ini berfokus pada analisis umur pakai (life time) komponen undercarriage pada excavator Komatsu di PT. Berkah Industri Mesin Angkat ( BIMA ), yang terdiri dari track shoe, track link, idler, roller, dan sprocket. Komponen ini sangat rentan terhadap keausan akibat tekanan dan gesekan selama operasi, dengan biaya perawatan mencapai 50% dari total biaya pemeliharaan alat berat. Melalui pendekatan deskriptif kuantitatif dan metode studi kasus, penelitian ini menganalisis masa pakai aktual komponen berdasarkan data operasional dan kondisi keausan. Hasil menunjukkan bahwa umur pakai komponen bervariasi antara 4.200 hingga 5.800 jam kerja, tergantung pada jenis komponen dan kondisi operasional. Model distribusi Weibull digunakan untuk memprediksi Remaining Useful Life (RUL), yang menunjukkan bahwa sebagian besar komponen mengalami keausan yang bersifat kecepatan meningkat. Inovasi teknologi seperti PLUS dan sistem pelumasan tertutup (Greased Sealed Track) dapat meningkatkan ketahanan komponen hingga kurang lebih 20%. Penelitian ini merekomendasikan implementasi sistem pemeliharaan berbasis kondisi dan pelatihan teknis bagi operator untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi risiko kerusakan mendadak. Penelitian lanjutan diharapkan dapat mengeksplorasi pengaruh jenis medan kerja dan pola penggunaan alat terhadap umur pakai undercarriage