Gunawan Pasaribu
Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan Jl. Gunung Batu 5, Bogor 16610, Telp. 0251-8633378, Fax. 0251-8633413

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

AKTIVITAS ANTIJAMUR, ANTIBAKTERI DAN PENYEMBUHAN LUKA EKSTRAK RESIN JERNANG Totok Kartono Waluyo; Gunawan Pasaribu
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 33, No 4 (2015): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2015.33.4.377-385

Abstract

Jernang atau dragon’s blood merupakan salah satu produk hasil hutan bukan kayu  yang bernilai tinggi berasal dari hutan Indonesia.  Jernang adalah resin berwarna merah hasil sekresi buah rotan dan pemanfaatannya masih secara tradisional.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kemampuan jernang sebagai antibakteri dan antijamur terhadap bakteri (Basillus subtilis dan Staphylococcus aureus) dan jamur (Candida albicans dan Aspergillus flavus). Kemampuan antibakteri dan antijamur ditentukan berdasarkan uji penyembuhan luka secara in vivo terhadap kelinci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum jernang bersifat antibakteri dan antijamur. Ekstrak etil asetat jernang efektif sebagai antimikroba untuk penyembuh luka.
AKTIVITAS ANTIJAMUR, ANTIBAKTERI DAN PENYEMBUHAN LUKA EKSTRAK RESIN JERNANG Totok Kartono Waluyo; Gunawan Pasaribu
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 33, No 4 (2015): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2015.33.4.377-385

Abstract

Jernang atau dragon’s blood merupakan salah satu produk hasil hutan bukan kayu  yang bernilai tinggi berasal dari hutan Indonesia.  Jernang adalah resin berwarna merah hasil sekresi buah rotan dan pemanfaatannya masih secara tradisional.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kemampuan jernang sebagai antibakteri dan antijamur terhadap bakteri (Basillus subtilis dan Staphylococcus aureus) dan jamur (Candida albicans dan Aspergillus flavus). Kemampuan antibakteri dan antijamur ditentukan berdasarkan uji penyembuhan luka secara in vivo terhadap kelinci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum jernang bersifat antibakteri dan antijamur. Ekstrak etil asetat jernang efektif sebagai antimikroba untuk penyembuh luka.