Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KUALITAS BRIKET BERBAHAN LIMBAH TEBANGAN KAYU GALAM SEBAGAI PRODUK ENERGI ALTERNATIF Faiza Elisa Hasfianti; Endang Sriningsih; Diky Subhanuddin
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 37, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7541.238 KB) | DOI: 10.20886/jphh.2019.37.3.217-224

Abstract

Limbah tebangan kayu merupakan salah satu sumber bahan bakar alternatif dari biomassa hutan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kualitas briket dari pemanfaatan penebangan kayu galam sebagai bahan baku energi alternatif. Limbah kayu galam yang digunakan yaitu dalam bentuk batang, ranting, daun dan kulit kayu galam. Limbah tersebut dibakar menjadi arang dan menggilingnya menjadi serbuk arang dan dibentuk menjadi briket menggunakan alat hydrolic press. Proses pembentukan briket dilakukan dengan menggunakan 2 (dua) variasi tekanan dan persentase jumlah perekat yang dicampurkan. Briket arang yang dihasilkan kemudian dianalisis kualitasnya dan dibandingkan dengan standar Indonesia (SNI 01-6235-2000) dan standar kualitas lainnya untuk briket komersial. Hasil penelitian menunjukkan nilai kalor pada briket dari batang, ranting, daun dan kulit kayu galam antara 5139,01–6948,50 kal/g, kadar air 3,91–24,45%, kadar abu 3,08–12,49%, dan kadar zat terbang 23,91–37,54%. Secara umum kualitas briket kayu galam menunjukkan nilai kalor yang tinggi sehingga dapat digunakan sebagai energi alternatif berbasis biomassa baru.
KUALITAS BRIKET BERBAHAN LIMBAH TEBANGAN KAYU GALAM SEBAGAI PRODUK ENERGI ALTERNATIF Faiza Elisa Hasfianti; Endang Sriningsih; Diky Subhanuddin
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 37, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2019.37.3.217-224

Abstract

Limbah tebangan kayu merupakan salah satu sumber bahan bakar alternatif dari biomassa hutan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kualitas briket dari pemanfaatan penebangan kayu galam sebagai bahan baku energi alternatif. Limbah kayu galam yang digunakan yaitu dalam bentuk batang, ranting, daun dan kulit kayu galam. Limbah tersebut dibakar menjadi arang dan menggilingnya menjadi serbuk arang dan dibentuk menjadi briket menggunakan alat hydrolic press. Proses pembentukan briket dilakukan dengan menggunakan 2 (dua) variasi tekanan dan persentase jumlah perekat yang dicampurkan. Briket arang yang dihasilkan kemudian dianalisis kualitasnya dan dibandingkan dengan standar Indonesia (SNI 01-6235-2000) dan standar kualitas lainnya untuk briket komersial. Hasil penelitian menunjukkan nilai kalor pada briket dari batang, ranting, daun dan kulit kayu galam antara 5139,01–6948,50 kal/g, kadar air 3,91–24,45%, kadar abu 3,08–12,49%, dan kadar zat terbang 23,91–37,54%. Secara umum kualitas briket kayu galam menunjukkan nilai kalor yang tinggi sehingga dapat digunakan sebagai energi alternatif berbasis biomassa baru.