Sri Rulliaty
Pusat Penelitian dan Pengembangan Keteknikan Kehutanan dan Pengolahan Hasil Hutan, Jl. Gunung Batu No. 5, Bogor 16610 Telp (0251) 8633378, Fax (0251) 8633413

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRUKTUR ANATOMI DAN KUALITAS SERAT LIMA JENIS KAYU ANDALAN SETEMPAT ASAL CARITA BANTEN Sri Rulliaty
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 31, No 4 (2013): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2013.31.4.283-294

Abstract

Pasokan jenis kayu komersial saat ini semakin berkurang. Penggunaan jenis kayu kurang dikenal, terutama  kayu-kayu yang menjadi andalan secara lokal (kayu andalan setempat) merupakan salah satu kemungkinan untuk meningkatkan pasokan kayu perdagangan. Tulisan ini mempelajari sifat anatomi dan kualitas serat lima jenis kayu andalan setempat dari Carita, Banten. Struktur anatomi diamati berdasarkan daftar ciri mikroskopik kayu daun lebar, IAWA, sedangkan kualitas serat di analisa berdasarkan kualitasnya untuk pulp dan kertas. Ciri utama struktur anatominya adalah sebagai berikut: kayu pangsor  (Ficus fistulosa  Reinw.) memiliki kayu teras warna putih jerami sampai kuning pucat, parenkim pita, dan kristal primatik dijumpai dalam sel tegak dan dalam parenkim aksial tak berbilik: kayu jengkol (Pithecellobium rosulatum Kosterm) berwarna putih krem, parenkim vaskisentrik; kayu petai (Parkia speciosa Hassk.) berwarna putih kekuningan, dan parenkimnya aksial paratrakea vaskisentrik, aliform, konfluen; kayu manii (Maesopsis emini Engl.) berwarna berwarna kuning kecoklatan hingga kuning agak coklat tua, parenkimnya paratrakea sepihak hingga konfluen; kayu balsa (Ochroma  pyramidale (Cav.ex. Lamk) Urban) berwarna putih krem,  parenkimnya aksial apotrakea tersebar. Kualitas serat kelima jenis kayu yang diteliti diklasifikasikan ke dalam kualitas I. Berdasarkan kualitas serat dan kemungkinan penggunaannya kelima  jenis kayu tersebut direkomendasikan untuk dibudidayakan secara intensif.
STRUKTUR ANATOMI DAN KUALITAS SERAT LIMA JENIS KAYU ANDALAN SETEMPAT ASAL CARITA BANTEN Sri Rulliaty
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 31, No 4 (2013): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2013.31.4.283-294

Abstract

Pasokan jenis kayu komersial saat ini semakin berkurang. Penggunaan jenis kayu kurang dikenal, terutama  kayu-kayu yang menjadi andalan secara lokal (kayu andalan setempat) merupakan salah satu kemungkinan untuk meningkatkan pasokan kayu perdagangan. Tulisan ini mempelajari sifat anatomi dan kualitas serat lima jenis kayu andalan setempat dari Carita, Banten. Struktur anatomi diamati berdasarkan daftar ciri mikroskopik kayu daun lebar, IAWA, sedangkan kualitas serat di analisa berdasarkan kualitasnya untuk pulp dan kertas. Ciri utama struktur anatominya adalah sebagai berikut: kayu pangsor  (Ficus fistulosa  Reinw.) memiliki kayu teras warna putih jerami sampai kuning pucat, parenkim pita, dan kristal primatik dijumpai dalam sel tegak dan dalam parenkim aksial tak berbilik: kayu jengkol (Pithecellobium rosulatum Kosterm) berwarna putih krem, parenkim vaskisentrik; kayu petai (Parkia speciosa Hassk.) berwarna putih kekuningan, dan parenkimnya aksial paratrakea vaskisentrik, aliform, konfluen; kayu manii (Maesopsis emini Engl.) berwarna berwarna kuning kecoklatan hingga kuning agak coklat tua, parenkimnya paratrakea sepihak hingga konfluen; kayu balsa (Ochroma  pyramidale (Cav.ex. Lamk) Urban) berwarna putih krem,  parenkimnya aksial apotrakea tersebar. Kualitas serat kelima jenis kayu yang diteliti diklasifikasikan ke dalam kualitas I. Berdasarkan kualitas serat dan kemungkinan penggunaannya kelima  jenis kayu tersebut direkomendasikan untuk dibudidayakan secara intensif.