ABSTRAK:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan : (1) unsur intrinsik novel Titip Rindu ke Tanah Suci Karya Aguk Irawan MN; (2) nilai pendidikan novel Titip Rindu ke Tanah Suci Karya Aguk Irawan MN; dan (3) rencana pelaksanaan pembelajaran di kelas XII SMA. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatifPengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, teknik pustaka, dan teknik catat. Instrumen penelitian ini penulis sendiri sebagai peneliti. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Dalam penyajian hasil analisis digunakan teknik penyajian informal. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) unsur intrinsik meliputi: (a) tema mayor: perjuangan untuk mewujudkan cita-cita pergi ke tanah suci; tema minor: masalah kesabaran dan masalah penipuan; (b) tokoh utama: Mak Siti (rajin beribadah dan optimis); tokoh tambahan: Intan, Pak Khairul, Rizal, Ridho, Zulkarnain, Rakhmat, Rodli, Samuel, Pak Haji,dan Mpok Mahmudah; (c) alur: alur maju; (d) latar tempat: rumah Mak Siti, rumah Rizal, dan rumah Pak Haji; latar waktu: pagi hari, siang hari, sore hari, dan malam hari; latar sosial: kebiasaan kehidupan di sebuah gang, seorang pedagang, dan masyarakat kelas ekonomi menengah ke bawah; (e) sudut pandang: orang ketiga serba tahu; (f) amanat: jangan pernah menyerah dalam menggapai cita-cita; (2) nilai pendidikan terdiri dari: (a) nilai pendidikan agama meliputi: beribadah (mengaji, salat, berdoa, dan haji), bersyukur kepada Allah, sabar menghadapi gunjingan dan sindiran; (b) nilai pendidikan moral meliputi: tekad kuat untuk mewujudkan keinginan, sungguh-sungguh ingin dapat mengaji, jujur dalam menjawab pertanyaan orang lain, rasa ingin tahu terhadap keinginan orang lain, optimis akan dapat meraih cita-cita; (c) nilai pendidikan sosial meliputi: musyawarah untuk mencari kesepakatan, berbakti pada orang tua, kasih sayang dalam keluarga, memberi semangat untuk bangkit, memberi nasihat untuk melakukan kebaikan, peduli pada tetangga yang sedang tertimpa musibah, dan menjaga hubungan baik dalam persahabatan; (d) nilai pendidikan budaya meliputi: penggunaan kata sapaan khas Jawa (Mas), kebiasaan menjenguk orang sakit, adat menerima tamu,dan kegiatan tahlil dan yasinan; (3) rencana pelaksanaan pembelajaran di kelas XII SMA berdasarkan kompetensi dasar 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw.Kata kunci: nilai pendidikan, novel, rencana pelaksanaan pembelajaran