Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Gema

HUBUNGAN KLASIFIKASI LONGSOR, KLASIFIKASI TANAH RAWAN LONGSOR DAN KLASIFIKASI TANAH PERTANIAN RAWAN LONGSOR Fakultas Pertanian UNISRI, Priyono
GEMA Vol 27, No 49 (2015): GEMA, THN XXVII/49/Agustus 2014 - Januari 2015
Publisher : GEMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.269 KB)

Abstract

Tanah longsor merupakan salah satu bentuk hasil gerakan massa (mass movement)di sepanjang bidang luncurnya (bidang longsornya) kritis. Gerakan massa adalah perpindahanmassa batuan, regolit dan tanah dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah karenapengaruh gaya gravitasi. Kejadian bahaya longsor (gerakan massa tanah) sering terjadi pada banyak tempat diIndonesia terutama di daerah-daerah lereng curam / terjal. Dengan banyaknya kejadian longsortersebut dapat menimbulkan berbagai permasalahan (tipe, faktor yang mempengaruhinya maupun waktu dan tempat kejadiannya) baik sebelum, saat dan pasca kejadian longsor, maka untukmendapatkan bahkan  memperdalam  pengetahuan ini diperlukan suatu pengetahuan / ilmu yangmenyangkut klasifikasi tanah longsor yakni berupa klasifikasi longsor, klasifikasi umum tanahrawan longsor, dan klasifikasi tanah pertanian rawan longsor serta hubungan ke tiganya. Sifat tanah pertanian yang rentan atau rawan longsor yang diperoleh dicocokkandengan  kriteria hasil perpaduan  Sistem Klasifikasi tanah Soil Taxonomy USDA, FAO /UNESCO, dan PPT-Bogor maupun  Unified Landslide Classification System, IUGS,ASTM, MITnomenclature, IAEG Commission; UNESCO WP on WLI dan lainnya.  Pemberian nama tanahdiambilkan dari Sistem Klasifikasi tanah Soil Taxonomy USDA, FAO/UNESCO, dan PPT-Bogor