Tietyk Kartinaty
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, Pontianak, Kalimantan Barat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KARAKTERISTIK MUTU BERAS DI BERBAGAI PENGGILINGAN PADA SENTRA PADI DI KALIMANTAN BARAT Jhon H David; Tietyk Kartinaty
Journal TABARO Agriculture Science Vol 3, No 1: MEI 2019
Publisher : Universitas Andi Djemma Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.837 KB) | DOI: 10.35914/tabaro.v3i1.197

Abstract

Mutu beras secara umum dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan. Sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) 6128:2015, mutu beras giling  meliputi kriteria rendemen beras kepala, rendemen beras giling, persentase beras pecah, dan derajat sosoh. Tujuan penelitian  adalah untuk mengidentifikasi mutu beras di berbagai pengilingan padi dan hubungannya dengan standar mutu beras konsumsi di Kalimantan Barat. Penelitian dilakukan pada tahun 2018 dengan objek penelitian unit penggilingan padi, kemudian dilanjutkan analisa karakteristik mutu beras di laboratorium. Lokasi penelitian merupakan sentra utama penghasil beras yaitu Kabupaten Sambas dan Kubu Raya. Komponen mutu yang di amati meliputi meliputi, ukuran dan bentuk beras, kadar air, derajat sosoh/derajat putih, persentase beras kepala, butir pecah, butir menir, butir kuning-rusak, dan butir mengapur). Hasil penelitian di dua Kabupaten menunjukkan mutu yang relatif sama,  kadar air <14%, bentuk butiran ramping (rasio p/l:3,0-3,4), berukuran panjang (6.6-6,8 mm), persentase beras kepala (>65%), berwarna putih (derajat sosoh >90%), butir patah <28%, menir <2%, butir mengapur <4%, butir kuning-rusak <5%, tingkat kepulenan nasi sedang (kadar amilosa 21-23%) dengan tekstur nasi sedang (konsistensi gel 56~60 mm), dan kadar protein 7%. Pemahaman akan pentingnya tentang mutu beras di tingkat penggilingan masih relatif  rendah. Diperlukan sosialisasi standar dan labeling komponen mutu beras secara intensif sehingga pemilik penggilingan padi termotivasi meningkatkan mutu beras.