Yulidar Yulidar
SDN 12 Air Pura

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penggunaan metode eksperimen untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA Yulidar Yulidar
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 5, No 2 (2020): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/02648jpgi0005

Abstract

Penelitian ini berawal dari kenyataan di Sekolah bahwa pembelajaran sering didominasi oleh guru sehingga hasil belajar IPA siswa belum sesuai dengan yang diharapkan. Untuk mengatasinya dilakukan tindakan dengan menggunakan metode eksperimen. Metode eksperimen merupakan metode mengajar dengan cara penyajian pembelajaran dimana siswa melakukan percobaan tentang sesuatu hal, mengamati prosesnya, serta menuliskan hasil percobaannya, kemudian hasil percobaan itu disampaikan ke kelas dan di evaluasi oleh guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPA di Kelas VI SDN. 12 Air Pura Kecamatan Air Pura Kab. Pesisir Selatan. Pengumpulan data dilaksanakan dengan observasi, wawancara, dan lembar pengamatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom action research), penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang dilakukan dengan 2 siklus secara kolaboratif antara peneliti dan guru. Data penelitian berupa informasi tentang proses dan hasil tindakan yang diperoleh dari hasil pengamatan dan pencatatan setiap tindakan dalam pembelajaran IPA tentang sifat-sifat cahaya di Kelas VI SDN. 12 Air Pura Kecamatan Air Pura Kab. Pesisir Selatan, Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas V SD terteliti. Hasil penelitian terlihat bahwa dengan menggunakan metode eksperimen dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa Kelas VI SDN. 12 Air Pura Kecamatan Air Pura Kab. Pesisir Selatan.  Dari hasil belajar  pada siklus I dengan persentase ketuntasan belajar siswa adalah 67%, dan terjadi peningkatan hasil belajar pada siklus II  dengan persentase ketuntasan belajar adalah 83%.