Valsa Ayunda Tisya
Universitas PGRI Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Ibu-Ibu Posyandu Sentolo Lor Melalui Edukasi Bahaya Pembalut dan Ecoliteracy: Upaya Preventif Permasalahan Kesehatan Reproduksi & Lingkungan Anindita Imam Basri; Siti Nur Utaminingsih; Valsa Ayunda Tisya
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v4i3.851

Abstract

AbstrakPembalut merupakan kebutuhan primer bagi setiap perempuan yang telah mengalami masa pubertas. Namun, banyak kalangan wanita yang tidak terlalu memperdulikan personal hygiene pada saat penggunaan pembalut sekali pakai, sehingga berisiko terhadap kesehatan organ reproduksi. Berdasarkan hasil observasi di Dusun Sentolo Lor, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. masih banyak remaja dan ibu-ibu yang utamanya belum mengetahui dan memahami bahaya pemakaian pembalut sekali pakai. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran bahaya pembalut sekali pakai, cara menjaga personal hygiene, dan mengajak mitra untuk beralih ke pembalut ramah lingkungan. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu penyuluhan (ceramah), diskusi, tanya jawab, serta evaluasi program. Hasil evaluasi program menunjukkan adanya peningkatan signifikan dari setiap indikator setelah edukasi dilaksanakan. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini telah berhasil meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Dusun Sentolo Lor. Kata Kunci: Pemberdayaan, Posyandu, Pembalut, Personal Hygiene. AbstractSanitary napkins are a primary need for every woman who has experienced puberty. However, many women do not really care about personal hygiene when using disposable sanitary napkins, so it poses a risk to the health of the reproductive organs. Based on the results of observations in Sentolo Lor Hamlet, Sentolo District, Kulon Progo Regency, Yogyakarta Special Region Province. there are still many teenagers and mothers who mainly do not know and understand the dangers of using disposable sanitary napkins. This activity aims to raise awareness of the dangers of single-use sanitary napkins, how to maintain personal hygiene, and invite partners to switch to environmentally friendly sanitary napkins. The implementation method used is counseling (lecture), discussion, question and answer, and program evaluation. The results of the program evaluation showed a significant increase in each indicator after the education was implemented. Thus, this service activity has succeeded in improving the quality of human resources in Dusun Sentolo Lor.Key Word: Empowerment, Posyandu, Sanitary Napkins, Personal Hygiene.
PELAYANAN KESEHATAN DAN REVITALISASI PEMENUHAN GIZI DI MASA PANDEMI COVID-19 TERHADAP MASYARAKAT DUSUN SIDOREJO, BANTUL Anindita Imam Basri; Prima Rosyadah; Titik Nurrohmah; Prasetiono Nugroho; Valsa Ayunda Tisya
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2022): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i3.17987

Abstract

Nutrition plays a vital role in fulfilling the quality of health of each individual. In Indonesia, many cases of nutritional problems are experienced by various groups of people, so it is necessary to realize community empowerment, especially in rural areas. The targets in service activities include the elderly and the elderly. The community service program is carried out in Sidorejo Hamlet, RT 06, Ngestiharjo Village, Kasihan District, Bantul Regency, which generally aims to develop the mindset of the importance and healthy lifestyle of the community, as well as improve the quality of public health. The methods used are observation, interviews, focus group discussions, public education in counseling, discussion, and question and answer. The implementation of community service activities showed an increase in the knowledge and understanding of the participants in each material indicator. Implicitly, this community empowerment program has succeeded in improving the quality of human resources in Dusun Sidorejo RT 06 because the community can be more aware of the importance of nutrition and how to improve or fulfill optimal nutrition. --- Gizi berperan vital dalam pemenuhan kualitas kesehatan setiap individu. Di Indonesia, banyak kasus permasalahan gizi yang dialami oleh berbagai kalangan masyarakat, sehingga diperlukan realisasi pemberdayaan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan. Sasaran dalam kegiatan pengabdian meliputi kalangan orang tua dan lansia. Program pengabdian masyarakat dilakukan di Dusun Sidorejo RT 06, Kelurahan Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul yang secara umum bertujuan untuk mengembangkan pola pikir pentingnya dan pola hidup sehat masyarakat, serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Metode  yang digunakan yaitu observasi, wawancara, focus group discussion, pendidikan masyarakat berupa penyuluhan, diskusi, dan tanya jawab. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdiaan masyarakat menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman par peserta di setiap indikator materi. Secara implisit, program pemberdayaan masyarakat ini telah berhasil meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Dusun Sidorejo RT 06, sebab masyarakat dapat lebih menyadari pentingnya gizi dan cara perbaikan atau pemenuhan gizi yang optimal.