Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektivitas Portal Pasien Dalam Menunjang Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit Intan Dwi Susanti; Wahyu Sulistiadi
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v6i1.1834

Abstract

Portal pasien sebagai pengembangan teknologi informasi sudah mulai banyak diterapkan di rumah sakit. Pasien sudah mulai dibiasakan untuk menggunakan portal pasien ini untuk berbagai tujuan medis. Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui apa saja manfaat yang mempengaruhi efektivitas portal pasien sebagai penunjang pelayanan kesehatan di rumah sakit. Penyusunan artikel dilakukan dengan mengidentifikasi berbagai artikel dari beberapa database. Pemanfaatan portal pasien juga dapat memangkas waktu administrasi kepada tim klinis untuk dapat mengakses riwayat pasien serta memudahkan pasien atau pendamping pasien untuk berkomunikasi dengan tenaga medis serta memonitor keputusan medis yang akan dijalani.Kata Kunci: portal pasien, rumah sakit, manfaat, akses
Efektivitas Website Rumah Sakit Sebagai Media Informasi Era Pandemi Intan Dwi Susanti; Wahyu Sulistiadi
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.839 KB) | DOI: 10.52643/marsi.v5i2.1379

Abstract

Pembatasan interaksi sosial masyarakat akibat pandemi COVID-19 yang terjadi secara global, meningkatkan penggunaan website di masyarakat. Website rumah sakit berkembang untuk menjadi salah satu media komunikasi antara rumah sakit dengan pasien dan calon pasien. Artikel ini berfokus pada analisis elemen-elemen yang mempengaruhi efektivitas website rumah sakit pada pelayanan kesehatan. Penyusunan artikel dilakukan dengan mengidentifikasi website rumah sakit di beberapa negara. Elemen yang diharapkan terdapat pada website antara lain aksesibilitas, mobile friendly, konten informatif, transparansi pelayanan dan harga, keamanan data, dan mengakomodir komunikasi dua arah antara rumah sakit dan pasien atau calon pasien.Kata Kunci: website, aksesibilitas, konten, informasi, pandemi COVID-19
Efektivitas Voucher Layanan Kesehatan Maternal Sebagai Strategi Pemasaran Rumah Sakit Intan Dwi Susanti; Christina Nusarita Intama; Rita Kumalasari; Yudi Febriadi; Wahyu Sulistiadi
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v6i2.1835

Abstract

Banyak ibu hamil dari keluarga berpenghasilan rendah terkendala oleh biaya langsung perawatan kesehatan ibu selama kehamilan. Dalam konteks ini, 1-5% dari total pengeluaran rumah tangga tahunan dihabiskan untuk perawatan kesehatan ibu, kemudian meningkat menjadi 5-34% jika terjadi komplikasi kebidanan. Ada ide yang dibagikan oleh penyedia dari sisi penawaran, seperti voucer rujukan dan strategi yang mengintegrasikan elemen penawaran dan permintaan, yaitu pendekatan berbasis output (OBA/Output-Based Approach). Tujuan OBA adalah untuk melindungi rumah tangga dari pengeluaran rumah tangga yang terkait dengan intervensi berbiaya tinggi, seperti perawatan kebidanan darurat. Fokus artikel ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas serta efektivitas voucer layanan maternal dalam marketing rumah sakit. Setelah penggunaan voucer, kesadaran penggunaan kontrasepsi meningkat sebesar 30% di antara penduduk di daerah intervensi. Program voucer juga menghasilkan peningkatan 16% dalam penggunaan kontrasepsi dan 26% poin dalam penggunaan metode modern. Di wilayah masyarakat tempat intervensi dilakukan, tingkat penghentian spesifik penggunaan kontrasepsi metode yang rendah (13,7%) dan tingkat peralihan spesifik metode yang tinggi (46,6%) di antara pengguna kontrasepsi modern selama 24 bulan terakhir. Faktor paket manfaat, jaminan kualitas, pemilihan fasilitas dan proses akreditasi, pemasaran dan distribusi, proses klaim dan penggantian biaya, serta sistem manajemen mempengaruhi strategi pemasaran rumah sakit. Asuransi mikro dapat mencakup pertanggungan bersalin yang komprehensif, termasuk persalinan normal di rumah sakit dan operasi cesar.Kata Kunci: Rumah Sakit, Strategi Pemasaran, Layanan Maternal, Voucer, Kualitas
Kebijakan Penentuan Tarif Pelayanan Hemodialisa dengan Metode Alokasi Biaya Activated Based Costing Nelly Noviyanti; Wahyu Sulistiadi
Jurnal Kesehatan Pertiwi Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Pertiwi (Vol.2 No.2 2020)
Publisher : Poltekes Bhakti Pertiwi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Sistem pembayaran INA-CBG’s merupakan pembayaran berdasarkan tarif pengelompokan diagnosis yang mempunyai kedekatan secara klinis dan homogenitas sumber daya yang dipergunakan. Rumah sakit akan mendapat pembayaran berdasarkan rata-rata biaya yang dihabiskan oleh suatu kelompok diagnosis. Sistem ini telah diterapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penentuan tarif pelayanan hemodialisa dengan metode alokasi biaya Activated Based Costing di Rumah Sakit Tk.III Bhayangkara Balikpapan. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode penelitian deskriptif dilakukan dengan tujuan utama untuk membuat gambaran atau deskripsi tentang unit cost yang terkait dengan tindakan hemodialisa di Rumah Sakit Bhayangkara Tk III Balikpapan dengan menggunakan metode ABC. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada layanan tindakan single used maupun re-used, penghitungan biaya didasarkan pada unit cost bukan pada tarif rumah sakit. Hal ini dikarenakan bahwa perhitungan tariff rumah sakit didapat dari unit cost ditambah dengan marginal/ keuntungan. Sedangkan untuk pasien umum atau asuransi selain BPJS maka selisih benefit yang diadapatkan adalah marginal sebesar Rp 233.650,- ditambahkan dengan selisih pada tindakan single used maupun re-used.