Tiffani Dwiarine Afifa
Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Manajemen Risiko Penularan Virus COVID-19 Pada Dokter Dan Perawat Di Rumah Sakit X Tiffani Dwiarine Afifa; Wiku Bakti Bawono Adisasmito
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.554 KB) | DOI: 10.52643/marsi.v5i2.1487

Abstract

Selama pandemi COVID-19, rumah sakit perlu melakukan upaya perlindungan terhadap dokter dan perawat, yaitu dengan penerapan manajemen risiko yang baik. Dalam penelitian ini dilakukan analisis penerapan manajemen risiko terhadap pencegahan penularan infeksi COVID-19 pada dokter dan perawat di RS X dengan cara menganalisis elemen penting dalam penerapannya serta melihat hubungan elemen tersebut terhadap penilaian penerapan manajemen risiko. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif paralel konvergen yang diolah secara univariat dan bivariat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan penyebaran kuesioner daring. Hasil: Rumah sakit telah melakukan upaya demi tercapainya lingkungan kerja yang aman, seperti pembuatan area khusus COVID, penyediaan APD yang cukup, serta pengaturan durasi shift. Didapatkan korelasi signifikan (p-value <0.05) elemen yang diteliti dengan penilaian penerapan manajemen risiko, dengan nilai uji Spearman tertinggi 0.607 pada elemen komunikasi dan information. Kesimpulan: Elemen-elemen yang diteliti memiliiki hubungan terhadap penilaian penerapan manajemen risiko di RS X. Telah dilakukan berbagai upaya untuk melindungi dokter dan perawat dengan penerapan manajemen risiko yang sudah berjalan cukup baik, terlihat dari menurunnya angka terinfeksi pada pemeriksaan rutin. Masih ditemukan hambatan berupa keterbatasan sumber daya, karakter yang kurang disiplin, serta belum terciptanya komunikasi dan lingkungan jujur dengan sepenuhnya.Kata kunci: manajemen risiko, COVID-19, dokter, perawat