Disa Andriani
STIKES Nasional Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENETAPAN KADAR FENOLIK TOTAL EKSTRAK ETANOL BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA L.) DENGAN SPEKTROFOTOMETRI UV VIS Disa Andriani; Lusia Murtisiwi
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 2, No 1 ( Mei 2018) : Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (881.779 KB) | DOI: 10.31596/cjp.v2i1.15

Abstract

Banyak penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas. Aktivitas radikal bebas dapat diredam dengan menggunakan antioksidan. Antioksidan mampu melindungi tubuh terhadap kerusakan yang disebabkan senyawa oksigen reaktif, mampu menghambat terjadinya penyakit degeneratif. Salah satu alternatif antioksidan alami adalah menggunakan Bunga Telang (Clitoria ternatea. L). Bunga telang telah diteliti memiliki kandungan kimia fenolik, flavonoid, antosianin, flavonol glikosida, kaempferol glikosida, quersetin glikosida, mirisetin glikosida. Senyawa fenolik memiliki gugus hidroksi sehingga mampu mendonorkan hidrogennya dan dapat menetralkan kekurangan elektron pada radikal bebas. Penelitian bertujuan untuk menetapkan kadar fenolik total pada ekstrak etanol bunga telang. Bunga telang diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol. Kada fenolik total ditetapkan dengan spektrofotometri UV dengan pereaksi folin ciocalteau. Prinsip dari metode ini adalah terbentuknya senyawa kompleks berwarna biru dari fosfomolibdat fosfotungstat yang direduksi senyawa fenolik dalam suasana basa yang dapat diukur secara spektrofotometri. Sebagai pembanding digunakan asam galat. Kadar fenolik total pada ekstrak etanol bunga telang adalah 19,43 ± 1,621 GAE (mg/g sampel). Keywords: Clitoria ternatea L., ekstrak etanol, fenolik total
KARAKTERISASI EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (PIPER CROCATUM, RUIZ&PAV) SEBAGAI OBAT ANTIDIABETES MENUJU OBAT HERBAL TERSTANDAR Eka Wisnu Kusuma; Disa Andriani
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 10 No. 1, Januari 2019
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.568 KB) | DOI: 10.34035/jk.v10i1.331

Abstract

Daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) merupakan salah satu tanaman obat potensial yang digunakan masyarakat untuk pengobatan diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) menjadi raw material yang memenuhi standar ekstrak tumbuhan obat dalam pemenuhan mutu ekstrak menjadi obat herbal terstandar (OHT) antidiabetes. Pembuatan ekstrak dengan metode maserasi dengan pelarut etanol 96% selama 3 hari. Karakterisasi mengacu pada standarisasi dan analisa data berdasarkan Parameter Ekstrak Tumbuhan Obat (Kepmenkes RI No: 55/Menkes/SK/I/2000) dan Peraturan Kepala BPOM RI Nomor 12 tahun 2014 tentang Persyaratan Mutu Obat Tradisional. Ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) memenuhi standar raw material sediaan OHT dengan organoleptis berbentuk serbuk kering, warna coklat tua, bau aromatis, dan memiliki rasa asam sepat pahit. Kadar air(%) 6,795±0,0017(<10%). Uji angka lempeng total 0,9 x 102 koloni/g. Uji kapang khamir 1 x 102 koloni/g. dan pada pengujian cemaran mikroba didalam ekstrak hasilnya negatif. aflatoksin B1<0,23(<5 ug/kg), B2 <0,19 ug/kg, G1<0,23 ug/kg, G2<0,84 ug/kg dan aflatoksin total <0,84 ( <20 ug/kg). Pada pengujian logam berat didapatkan logam Pb <0,165ppm, Cd <0,159 ppm, As <0,0217ppm dan Hg <0,018ppm Piper crocatum Ruiz & Pav known as “Daun sirih merah” is one of the potential medicinal plants thatused for the treatment of diabetes mellitus. This study aims to improve the quality of red betel leaves (Piper crocatum Ruiz & Pav) into raw materials that meet the standards of medicinal plant extracts in fulÞ lling the quality of the extract into antidiabetic standardized herbal medicine (OHT). Making extract with maceration method with 96% ethanol as much as 10 L for 3 days. Characterization refers to the standardization and analysis of data based on Parameter of Medicinal Plant Extracts (Kepmenkes RI No: 55 / Menkes / SK / I / 2000) and the Regulation of the Head of BPOM RI Number 12 of 2014 concerning Quality Requirements for Traditional Medicines. Red betel leaf extract (Piper crocatum Ruiz & Pav) meets the standard raw material for OHT preparations with organoleptis in the form of dry powder, dark brown color, aromatic odor, and has a bitter acid taste. Moisture content (%) 6,795 ± 0,0017 ( <10%). Test the total plate number 0.9 x 102 colonies / g. Test of yeasts contamination 1 x 102 colonies / g.The total bacteria test in the extract was negative. The aflatoxin content B1<0,23( 5 ug/kg), B2 <0,19 ug/kg, G1<0,23 ug/kg, G2<0,84 ug/kg and total aflatoxin content <0,84 ( <20 ug/kg). The heavy metal tests resulted Pb metal of <0,165ppm,Cd <0,159 ppm, As <0,0217ppm and Hg <0,018ppm