Dzun Haryadi Ittiqo
Program Studi D-3 Farmasi, Universitas Muhammadiyah Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimasi Formula Sediaan Krim Ekstrak Kulit Buah Naga Daging Merah (Hylocereus Polyrhizus) Dzun Haryadi Ittiqo; Mila Yuni Anderiani
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 1, No 1 (2017): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.53 KB) | DOI: 10.31596/cjp.v1i1.9

Abstract

Krim merupakan salah satu kosmetik yang paling banyak digunakan. Krim yang baik harus stabil, lunak, mudah dipakai, dan terdistribusi secara merata. krim yang tidak stabil akan menimbulkan terjadinya kriming, pemisahan fase, serta terjadinya inversi fase. Ekstrak kulit buah naga daging merah (Hylocereus polyrhizus) sebagai zat aktif  diketahui memiliki banyak manfaat salah satunya sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase perbandingan bahan penyusun krim dan parameter evaluasi krim yang dapat menghasilkan formula yang optimum menggunakan Design Expert 7.1.5. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan Design Expert 7.1.5 menggunakan tiga faktor komponen yang berbeda yaitu asam stearat, cera alba, dan TEA. Respon sifat fisik sediaan krim diketahui dengan menguji pH, daya sebar, dan viskositas krim ekstrak kulit buah naga daging merah (Hylocereus polyrhizus). Data respon pengujian sifat fisik krim dianalisis dengan menggunakan Design Expert 7.1.5. Hasil penelitian menunjukkan formula optimal yang disarankan desain dengan komposisi komponen asam stearat, cera alba, dan TEA masing-masing 6,34%, 14,66%, dan 4% seta parameter evaluasi krim dengan nilai pH 7,54, daya sebar 31,72 cm2, dan viskositas sebesar 329,36 cP.Hasil validasi nilai prediksi dengan nilai observasi terhadap ketiga parameter uji yang meliputi uji pH, daya sebar dan viskositas menunjukkan hasil p-value ˃ 0,05 yang berarti tidak ada perbedaan yang bermakna antara hasil prediksi dengan hasil observasi.