Bahrul Ulum
Sekolah Tinggi Agama Islam YPBWI Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dinamika Ilmu Kalam Sunni Bahrul Ulum
EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2016): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.79 KB) | DOI: 10.54180/elbanat.2016.6.2.22-33

Abstract

Sampai saat ini terjadi pro kontra tentang Ilmu Kalam. Sebagain mengatakan ilmu ini tidak perlu dipelajari, sedang lainnya mengatakan perlu. Tentu untuk mendudukkan persoalan tersebut butuh kajian yang mendalam tentang ilmu satu ini. Mulai dari sejarahnya sampai manfaatnya. Lebih jauh perdebatan sengit antara para ulama dan tokoh-tokoh teologi timbul akibat perbedaan dalam menyikapi sifat-sifat Allah. Selain itu juga masuknya nilai-niai filsafat non Islam terutama dari Yunani. Dalam perkembangannya mazhab Asy`ariyah menjadi mazhab yang paling banyak dipeluk umat Islam secara tradisional dan turun temurun di dunia Islam. Ciri khas darinya adalah penilaian terhadap ilmu ini didasarkan pada kajian ilmiah bukan karena suka atau tidak suka.
Mengkritisi Hadits Syi’ah Bahrul Ulum
EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2016): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.436 KB) | DOI: 10.54180/elbanat.2016.6.1.1-14

Abstract

Kaum Muslimin meyakini Hadits sebagai sumber tasyri’ setelah al-Qur’an. Ia berfungsi sebagai penjelas dan penfasir al-Qur’an. Bahkan juga sebagai penetap hukum yang independen sebagaimana al-Qur’an sendiri. Karena itulah para ulama menjaganya dengan baik dengan cara menetapkan berbagai persyaratan yang ketat agar sebuah teks bisa dikategorikan sebagai hadits. Setelah meneliti dan membuktikan keabsahan matan (isinya) kemudian mengkaji sanadnya hingga dapat dipastikan bahwa teks tersebut benar-benar hadits. Syiah sebagai salah satu frqoh dalam Islam ternyata memiliki metodologi tersendiri dalam menentukan sebuah teks disebut hadits. Inilah yang kemudian memunculkan perbedaan antara metodologi jumhur ulama dengan Syiah. Oleh karena itu, tentu menjadi menarik untuk mengetahui lebih jauh tentang hadits menurut Syiah.