Radit Maulana Risman
Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH SIKAP DAN KESADARAN NASABAH TERHADAP KEPATUHAN NASABAH DALAM MEMBAYAR ANGSURAN MELALUI KINERJA PENAGIHAN SEBAGAI INTERVENING Radit Maulana Risman
JOURNAL OF BUSINESS STUDIES Vol 2, No 2 (2017): VOL 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.608 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan sikap dan kesadaran nasabah terhadap kepatuhan nasabah dalam membayar angsuran melalui kinerja penagihan sebagai variabel intervening di PT. Mitsui Leasing Capital Indonesia Wilayah Jakarta. Unit analisis dalam penelitian ini adalah nasabah yang menunggak angsuran di PT. Mitsui Leasing Capital Indonesia Wilayah Jakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah nasabah yang menunggak dengan jumlah 95 sampel dari 1863 populasi. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan proporsional random sampling, yaitu teknik pengambilan proporsi untuk memperoleh sampel yang representatif, pengambilan subjek dari setiap strata atau wilayah. Instrument analisis statistik melalui PLS.3 yang digunakan untuk menguji hipotesis. Uji hipotesis dilihat dari t statistik yang dihasilkan oleh path coefficients. Hasil penelitian ini yakni sikap berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja penagihan, kesadaran nasabah berpengaruh positif tidak signifikan terhadap kinerja penagihan, sikap berpengaruh positif tidak signifikan terhadap kepatuhan nasabah, kesadaran nasabah berpengaruh positif signifikan terhadap kepatuhan nasabah, kinerja penagihan berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap kepatuhan nasabah, sikap berpengaruh positif tidak signifikan terhadap kepatuhan nasabah melalui kinerja penagihan, kesadaran nasabah berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap kepatuhan nasabah melalui kinerja penagihan di PT. Mitsui Leasing Capital Indonesia Wilayah Jakarta.