Cut Mellyza Rizka
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERAN KETERAMPILAN SOSIAL TERHADAP KUALITAS PERTEMANAN PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH DASAR INKLUSIF Cut Mellyza Rizka; Farida Kurniawati
Inquiry: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 9 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.714 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan serta pengaruh keterampilan sosial terhadap kualitas pertemanan pada anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusif. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei. Jumlah partisipan sebanyak 292 anak berkebutuhan khusus yang belajar di sekolah dasar inklusif Jakarta. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Social Skill Improvement System (SSIS) dari Gresham & Elliot (2008) untuk keterampilan sosial dan Friendship Quality Questionaire (FQQ) dari Parker & Asher (1993) untuk mengukur kualitas pertemanan. Seluruh data penelitian akan dianalisis menggunakan teknik regresi tunggal (simple regression). Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa keterampilan sosial memiliki hubungan dan pengaruh yang signifikan terhadap kualitas pertemanan (p<0.05). Keterampilan sosial menyumbang pengaruh sebesar 42,8% terhadap kualitas pertemanan, dan sebesar 51, 2% dipengaruhi oleh variabel lain.
STUDI DESKRIPTIF TINGKAT KECEMASAN PADA KARYAWAN LOGISTIK MENGENAI ISU PHK DI PT X DALAM MASA NEW NORMAL Malik Ibrahim; Cut Mellyza Rizka
Inquiry: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 14 No 01 (2023)
Publisher : Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51353/inquiry.v14i01.747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecemasan yang dialami karyawan logistik di PT.X yang sedang mengalami isu PHK di PT X dalam masa New Normal covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik deskriptif. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan non-probability sampling. menggunakan teknik convenience sampling. Sampel terdiri dari 80 responden dengan jumlah responden laki-laki sebanyak 53 orang dan responden perempuan sebanyak 27 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen pengukuran Depression, Anxiety and Stress Scale (DASS-21) yang dibuat oleh Lovibond dan Lovibond pada tahun 1995 yang diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia oleh Indira pada tahun 2016. Berdasarkan hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa karyawan mengalami kecemasan akibat isu PHK dengan kategori sedang, hal ini menjelaskan bahwa karyawan mengalami perhatian yang menurun, serta dalam menyelesaikan masalah menurun dan mudah tersinggung.
PENGARUH ATTACHMENT STYLES TERHADAP KETERGANTUNGAN EMOSIONAL REMAJA BERPACARAN Danahfatin, Ailsya; Cut Mellyza Rizka
Inquiry: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 15 No 1 (2024): Perspektif Psikologi: Attachment, Spiritualitas, dan Pola Pikir
Publisher : Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51353/inquiry.v15i01.974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh attachment styles orang tua terhadapketergantungan emosional pada remaja yang sedang menjalani hubungan romantis atau pacaran.Total sebanyak 425 responden yang berpatisipasi dalam penelitian ini. Penelitian inimenggunakan statistik analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh antaraattachment styles orang tua terhadap ketergantungan emosional pada pasangan dengan nilaisignifikansi 0.000 (p<0.05). Pada secure attachment dapat disimpulkan bahwa semakin tinggisecure attachment orang tua maka semakin rendah ketergantungan emosional yang dimiliki padapasangan, begitupun sebaliknya. Sedangkan untuk insecure attachment (ambivalent attachmentdan avoidant attachment) dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi insecure attachment orangtua maka semakin tinggi juga ketergantungan emosional pada pasangan, begitupun sebaliknya.
Dinamika Problem-Focused Coping Menuju Resiliensi Akademik: Studi Fenomenologis Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Paijatun Solehah, Siti; Cut Mellyza Rizka
IDEA: Jurnal Psikologi Vol. 10 No. 1 (2026): IDEA: Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/idea.v10i1.101015

Abstract

This study aims to explore in depth the dynamics of Problem-Focused Coping (PFC) in building academic resilience among final-year Psychology students currently composing their undergraduate theses. Final-year students often encounter intense academic pressures manifested in anxiety, research stagnation, and interpersonal conflicts with supervisors. Employing a qualitative approach with an interpretative phenomenological design, this research uncovers the essence of participants' conscious experiences in managing these pressures. Data were collected through in-depth interviews with three informants selected via purposive sampling and analyzed using Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). The results indicate that PFC dynamics represent a transformative process extending beyond technical task completion, creating a mechanism termed "agency ritualism." Active coping strategies such as structured scheduling, the courage to engage in intellectual confrontation, and reference navigation function as "psychological anchors" that restore self-esteem and a sense of self-control from a state of learned helplessness. Psychology students possess a unique "double reflection" capability, wherein they apply mental health theoretical literacy to perform independent cognitive restructuring. The psychological transition moves from an agency crisis phase to coping initiation, eventually reaching resilience integration, where academic obstacles are redefined as catalysts for a growth mindset. This study concludes that success in building academic resilience heavily depends on a student's ability to interpret every small act of problem-solving as a form of self-sovereignty, which ultimately fosters the mental toughness required to face post-campus challenges. Keywords: Problem-Focused Coping, Academic Resilience, Phenomenology, Psychology Students, Agency Ritualism