Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Konsep Mubadalah Faqihuddin Abdul Kodir Dan Formulasinya Dalam Pola Pengasuhan Anak M. Afiqul Adib; Natacia Mujahidah
FOKUS Jurnal Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jf.v6i2.3412

Abstract

Konsep mubadalah (kesalingan) hadir menjadi pilihan paling logis dalam sebuah hubungan yang setara. Dalam perkembangannya, konsep ini tidak hanya berlaku untuk sebuah hubungan suami istri saja, melainkan bisa juga antara orang tua dan anak. Pola asuh menjadi faktor penting dalam pengembangan potensi seorang anak. Oleh sebab itu, pemilihan pola asuh yang menjunjung tinggi kesetaraan gender, sedikit banyak akan mengurangi ketimpangan antara laki-laki dan perempuan. Tujuan penelitian ini adalah mengelaborasi bagaimana formulasi konsep mubadalah dalam pola asuh anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data observasi, interview, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Teknik analisis deskriptif secara kritis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan konsep mubadalah dalam pola asuh anak sangat berguna dalam membentuk karakter anak di kemudian hari agar tidak memandang manusia berdasarkan gendernya. Selain itu, potensi anak perempuan juga bisa dimaksimalkan secara maksimal .
Aktualisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam pada Surat Al-Alaq Ayat 1-5 dalam Pembelajaran Agama Islam M. Afiqul Adib
Islamic Review: Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 11 No 1 (2022): April 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IPMAFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/islamicreview.v11i1.351

Abstract

This study aims to examine the surah al-Alaq verses 1-5 about the virtues of reading, writing, investigating, examining, and including all work for the sake of Allah. In addition, this research will also look for the values ​​of Islamic education contained therein and how to actualize them in learning. This type of research is library research with the data analysis technique used is content analysis. The collection of library materials and the object of discussion under study were made coherently and then re-examined with one another with a predetermined framework. In this study, it was found that Surah al-Alaq verses 1-5 contain three values ​​of Islamic education. These values ​​are Aqidah Education to strengthen belief and faith, Shari'a Education as a guide to facilitate carrying out Allah's commands, and Moral Education as the actualization of carrying out His commands. This first revelation can be used as a guide when the learning process is in accordance with the existing stages.
TRANSFORMASI KEILMUAN DAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM YANG IDEAL DI ABAD-21 PERSPEKTIF RAHMAH EL YUNUSIYAH M. Afiqul Adib
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2022): Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnalrisalah.v8i2.276

Abstract

Penelitian ini adalah kajian pemikiran Rahmah El Yunusiyah yang spesifik membahas tentang transformasi keilmuan sebagai konsep Pendidikan Islam yang ideal. Kajian ini bertujuan untuk mengurai salah satu permasalahan dalam pendidikan, yakni dikotomi keilmuan. Kajian ini merupakan penelitian Pustaka. Tahapan dalam pengumpulan data dilaksanakan secara sistematis dan terstruktur, yakni lewat analisis beberapa literatur yang berfokus pada pemikiran Rahmah El Yunusiyah, serta seputar transformasi keilmuan dan pendidikan agama Islam yang ideal. Setelah itu dicari relevansi atas permasalahan yang dikaji. Analisis deskriptif dipakai dalam kajian ini agar mendapat gambaran utus yang terstruktur secara definisi istilah, dan temuan-temuan lainnya secara akurat, valid, tepat sasaran, dan terhindar dari bias subjektifitas. Hasil dari penelitian ini didapatkan sebuah pernyataan bahwa salah satu solusi dari dikotomi keilmuan adalah dilakukannya transformasi keilmuan. Rahmah El Yunusiyyah menerapkan hal tersebut pada perguruan Diniyah Puteri yang mengintegrasikan pengajaran ilmu-ilmu agama dan ilmu-ilmu umum secara klasikal, serta memberi pelajaran kemahiran. Rahmah tidak pernah menolak apa yang disebut dengan penggabungan keilmuan atau transformasi. Karena baginya keadaan zaman sudah berbeda. Hanya karena dulu dianggap benar, bukan berarti sekarang juga bisa dibenarkan, karena situasi dan kondisi selalu berubah.
AKTUALISASI PRINSIP “DIGUGU LAN DITIRU” DALAM PENGEMBANGAN KUALITAS GURU PAI DI ABAD-21 M. Afiqul Adib
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 3 No. 3 (2022): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5806/jh.v3i3.100

Abstract

In the 21st century, the role of education is increasingly becoming the spearhead to prepare society for the challenges of changing times. Students will be more critical in the learning process, so the teacher here must be a figure who can really be relied on, can really be an idol figure for students. The principle in the Javanese language, namely “digugu lan ditiru”, seems to need to be applied by teachers in facing the challenges of the 21st century. This article was written using library research. The information gathering strategy used is documentation. The presentation of the data is carried out according to the existing procedures, then conclusions are also drawn and verification of the research carried out. The results of this study indicate that the method of exemplary and habituation carried out by Islamic religious education teachers greatly influences the psychology of students. If religious values ??are embedded in students and are properly nurtured, they will naturally grow into good personalities.