AbstrakPenggunaan gas LPG dikalangan masyarakat semakin meningkat hal ini dikarenakan menipisnya bahan bakar minyak tanah. Akan tetapi gas LPG memiliki kekurangan, yakni lebih mudah terbakar bila terpicu api disekitarnya dibandingkan dengan bahan bakar minyak tanah. Oleh karenanya pengguna gas LPG harus mengetahui tanda-tanda kebocoran pada tabung gas LPG. Meskipun demikian maraknya bahaya kebocoran gas LPG yang tidak diketahui secara dini sehingga mengakibatkan bencana ledakan dan kebakaran.Untuk itu penelitian ini akan mengangkat tentang suatu alat deteksi kebocoran gas LPG dengan mikrokontroler ATMega16 sebagai pengontrol, sensor TGS2610 sebagai sensor deteksi gas LPG serta dilengkapi dengan buzzer dan LED sebagai indikator ketika terjadi kebocoran, dan kipas berfungsi membantu mengalirkan gas yang bocor ke luar ruangan. Sistem ini juga ditambah dengan fungsi saklar elektris, dimana akan secara otomatis mematikan aliran listrik di area atau ruang tempat kebocoran terjadi.Dari hasil pengujian diperoleh bahwa tegangan gas lpg bernilai 2 volt, sedangkan untuk gas lain seperti asap rokok dan parfum bernilai 0,70-1,50 volt. Sehingga ketika tegangan sensor mencapai 2 volt semua fungsi pada sistem akan bekerja. Kata Kunci : SensorTGS2610, ATMega16, Saklar Elektris