Ku-Ares Tawandorloh
Malay Department, Fatoni University, Thailand

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konflik Sosial dalam Hikayat Patani: Kajian Sosiologi Sastra Islahuddin Islahuddin; Ku-Ares Tawandorloh; Adareena Chema
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 13, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v13i2.5026

Abstract

ABSTRAKHikayat Patani merupakan hikayat yang menceritakan kerajaan Patani dan konflik yang terjadi dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teks-teks yang membicarakan tentang konflik sosial dalam Hikayat Patani dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Penelitian ini merupakan penelitian kualititif. Sumber data penelitian adalah Hikayat Patani. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pembacaan dan pencatatan. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan referensi keilmuwan teori sosiologi sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik sosial yang terdapat dalam Hikayat Patani, yaitu: 1) konflik internal, di antaranya: a) pembunuhan Sultan Patik Siam; b) pembunuhan Sultan Bahadur; c) pemberontakan sang bendahara; d) pendurhakaan Raja Kali; dan e) pengkhiatan Yang Dipertuan Muda Johor; 2) konflik eksternal, di antaranya; a) penyerangan ke Siam; b) peperangan dengan Palembang; dan c) peperangan dengan Pattalung dan Siam. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik sosial yang terdapat dalam Hikayat Patani sesuai dengan kondisi masyarakat pada waktu teks tersebut diciptakan dan masih diyakini dalam sebagian besar masyarakat hingga saat ini.Kata kunci: konflik sosial, internal, eksternal, Hikayat Patani, sosiologi sastraABSTRACTHikayat Patani is a saga that tells the kingdom of Patani and the conflicts that occur in there. This study is aimed to describe the texts that discussing about social conflicts in the Hikayat Patani by using the literature sociology approach. This research is a qualitative research. The data of the study are texts of the Hikayat Patani. The research instrument is the researcher himself. The data are collected through reading and noting. They are analyzed by using the qualitative descriptive technique with a reference to theory of the literature sociology. The results of the research shows that social conflict in Hikayat Patani, namely; 1) internal conflicts, including: a) the assassination of Sultan Patik Siam; b) the assassination of Sultan Bahadur; c) the rebellion of sang bendahara; d) the rebellion of Raja Kali; and e) the betrayal of Yang Dipertuan Muda Johor; 2) external conflicts, including; 1) attack on Siam; 2) war with Palembang; and 3) wars with Pattalung and Siam. In addition, the result of the research shown that the social conflicts in Hikayat Patani are in accordance with the conditions of society at the time the text was created and are still believed in most societies until this day.Keyword: social conflict, internal, external, Hikayat Patani, sociology literature
Citra Perempuan dalam Cerita Rakyat Putri Kemang: Kajian Kritik Sastra Feminis Islahuddin Islahuddin; Ku-Ares Tawandorloh; Halimoh Ha
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 14, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v14i2.8798

Abstract

The Image of Women in The Folklore of Putri Kemang: Feminist Literary Criticism Studies ABSTRAKCerita rakyat Putri Kemang merupakan cerita rakyat yang menggambarkan perjuangan seorang putri untuk dirinya dan dalam memerintah kerajaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teks-teks yang membicarakan tentang citra perempuan dalam cerita rakyat Putri Kemang dengan menggunakan pendekatan kritik sastra feminis. Sumber data penelitian adalah cerita rakyat Putri Kemang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik pembacaan dan pencatatan. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan referensi keilmuwan kritik sastra feminis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra perempuan yang terdapat dalam cerita rakyat Putri Kemang, yaitu: 1) persamaan pendidikan; 2) kemandirian perempuan; 3) kemampuan membuat keputusan; 4) kebebasan memilih pasangan; dan 5) kepemimpinan perempuan. Selain itu, didapatkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa citra perempuan dalam cerita rakyat Putri Kemang senada dengan pandangan kritik sastra feminis yang memiliki tujuan diperolehnya perlakuan yang lebih baik bagi perempuan, ditingkatkannya kedudukan dan peranan perempuan untuk membentuk masyarakat yang lebih adil dan setara dengan laki-laki.Kata kunci: citra perempuan, cerita rakyat, Putri Kemang, kritik, sastra feminisABSTRACTThe folklore of Putri Kemang is a folklore which describes the struggle of a princess for herself and govern her kingdom. This study aims to describe the texts in discussing the image of women in the folklore of Putri Kemang by using the feminist literary criticism approach. The data of the research is folklore of Putri Kemang. The data are collected through reading and noting. The data are analised by using the qualitative descriptive technique with a reference feminist literary criticism. The results of the research show that image of women in folklore of Putri Kemang are: 1) equality of education; 2) independence of women; 3) decision-making ability; 4) freedom to choose a partner; and 5) women leadership. In addition, the results of study indicates that the image of women found in the folklore of Putri Kemang was in line with the views of feminist literary criticism which aimed at obtaining better treatment for women, increasing the position and role of women to build fair society and equal to the men.Keyword: Women image, folklore, Kemang Princess, criticism, feminist literary