Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia dalam Menulis Surat Resmi Siswa SMP di Kota Padang Kusmadi Sitohang; Ninit Alfianika
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 15, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v15i1.8222

Abstract

Indonesian Language Eror Analysis in Writing Official Letter for Junior High School Students in Padang ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi pentingnya menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam menulis surat resmi, kenyataannya masih ditemukan kesalahan berbahasa dalam surat resmi siswa. Tujuan penelitian ini  (1) mendeskripsikan kesalahan penggunaan ejaan, diksi, morfologi, dan sintaksis dalam menulis surat resmi siswa SMP di Kota Padang.  Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskripsi analisis. Data penelitian ini adalah kesalahan berbahasa dalam surat resmi yang ditulis siswa di Kota Padang. Teknik pengumpulan data berupa teknik dokumentasi, yaitu surat resmi yang ditulis siswa. Penganalisisan data dilakukan secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan hal-hal berikut, Pertama, ditemukan 8 kesalahan penggunaan EYD  yang terdiri dari 3 kesalahan penulisan huruf dan 5 kesalahan penggunaan tanda baca. Kedua, Ditemukan sebelas kesalahan penggunaan diksi. Ketiga, Ditemukan dua kesalahan morfologi. Keempat, Ditemukan 24 kesalahan sintaksis. Jadi, dapat disimpulkan bahwa ditemukan kesalahan berbahasa dalam penulisan surat resmi siswa SMP di Kota Padang dari ejaan, diksi, morfologi, dan sintaksis.Kata kunci: kesalahan berbahasa, surat resmi, SMPABSTRACTThis research is motivated by the importance of using good and correct Indonesian in writing official letters, while in fact there are still some language found in students’ official letters. The purpose of this study is (1) to describe errors in the use of spelling, diction, morphology, and syntax in writing official letters for junior high school students in Padang. The type of research is a qualitative research using descriptive analysis method. The data in this study are language errors in official letters written by students in Padang. The data collection techniques is in documentation techniques, namely official letters written by students. Data analysis was done descriptively. Based on the result of the study, it was concluded as follows. First, the finding is 8 errors in the use of EYD, which consist 3 eror in writing letters and 5 erors in using punctuation marks. Second, eleven errors in the use of diction were found. Third, two morphological errors were found. Fourth, the finding is 24 syntax errors. Consequently, it can be concluded that there are language errors in writing official letters for junior high school students in Padang from spelling, diction, morphology, and syntax.Keyword: language errors, official letters, junior high school
PERBANDINGAN STRUKTUR FUNGSIONAL CERITA RAKYAT SUMATERA BARAT DAN KALIMANTAN SELATAN: LEGENDA ANAK DURHAKA Kusmadi Sitohang Kusmadi Sitohang; Ninit Alfianika Ninit Alfianika
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (JBIP) Vol. 3 No. 2 (2021): Bahasa Indonesia Prima
Publisher : BIP: Jurnal Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.227 KB) | DOI: 10.34012/bip.v3i2.1896

Abstract

Abstrak-Tujuan penelitian ini mendeskripsikan perbandingan struktur fungsional cerita rakyat Sumatera Barat berjudul Malin Kundang dan cerita rakyat Kalimantan Selatan berjudul Gunung Batu Bangkai. Cerita ini, sama-sama bertemakan anak durhaka. Jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode perbandingan. Data penelitian, yaitu kalimat berkaitan dengan struktur fungsional yang terdapat dalam kedua cerita rakyat tersebut. Sumber data penelitian ini, cerita rakyat dari Sumatera Barat berjudul Malin Kundang dan dari Kalimantan Selatan berjudul Gunung Batu Bangkai dalam bentuk tulisan. Kedua cerita rakyat ini, dianalisis menggunakan  teori struktural fungsional Greimas. Hasil penelitian menunjukkan secara struktur fungsional, perbandingan kedua cerita rakyat dilihat dari situasi awal, transformasi, dan situasi akhir. Persamaan situasi awal kedua cerita rakyat tersebut, yaitu tokoh utama sama-sama berkeinginan merantau. Perbedaan dilihat dari jumlah tokoh dan bekal merantau yang diberikan. Persamaan transformasi kedua cerita rakyat tersebut, yaitu tokoh utama sama-sama berangkat merantau; hidup bahagia dan istri cantik; menjadi anak durhaka. Perbedaannya dilihat dari alat digunakan untuk merantau; peristiwa yang dialami diperjalanan; usaha yang dilakukan mencapai kesuksesan. Persamaan situasi akhir kedua cerita rakyat tersebut yaitu, sama-sama berubah menjadi batu. Perbedaannya, dilihat dari proses tokoh utama menjadi batu, bentuk, dan letak batunya. Jadi, dapat disimpulkan dilihat dari struktur fungsional kedua cerita rakyat tersebut memiliki persamaan dan perbedaan. Kata kunci: perbandingan, struktur fungsional, cerita rakyat
Analisis Alat Evaluasi Penilaian Keterampilan Menulis Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Ninit Alfianika
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 12 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.462 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.6970708

Abstract

This study aims to describe the writing skills evaluation instrument and describe the evaluation of the writing skills assessment instrument used by Indonesian junior high school teachers. This type of research is a qualitative research using descriptive method. The data sources used in this study were 3 Indonesian language teachers who teach in junior high schools. The instruments in this study were the researchers themselves and interview guidelines. Data collection techniques were carried out by: (1) interviewing and asking for documentation in the form of lesson plans to 3 Indonesian language teachers. (2) marking the results of interviews and the part of the lesson plan related to research data, and (3) making an inventory of these data into data analysis guidelines. The analysis stage is as follows: (1) identifying the data according to the research concept. (2) classifying data based on the theory that is the reference. (3) analyzing the data by recording words related to the research. (4) interpret the data that has been analyzed in accordance with the theory used to analyze the research, and (5) conclude the results of the data description by writing a report. So, the results of this study can be concluded as follows. (1) The assessment of writing skills used by Indonesian junior high school teachers is in the form of a test. The test used is a description test. (2) In general, the writing skills assessment instrument designed by the Indonesian junior high school teacher is quite good.
VALIDITAS PENGEMBANGAN RUBRIK PENILAIAN MENULIS PARAGRAF NARASI DAN DESKRIPSI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Ninit Alfianika; Kusmadi Sitohang
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18, No 2 (2022): Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v18i2.5592

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya rubrik penilaian yang valid sebagai pedoman dalam menilai hasil belajar peserta didik. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas rubrik penilaian menulis paragraf narasi dan deskripsi dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskripsi. Data dalam penelitian ini berupa angka yang didapat dari angket validitas yang diisi oleh validator. Validator dalam penelitian ini dua orang dosen bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan rubrik penilaian menulis paragraf narasi dan deskripsi serta angket kepada validator lalu validator menvalidasi rubrik yang diberikan berdasarkan angket validasi yang telah diberikan. Hasil validasi tersebut dijadikan data dalam penelitian ini. Temuan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut ini. (1) Validitas rubrik penilaian menulis paragraf narasi adalah 95 dengan kategori sangat valid. (2) Validitas rubrik penilaian menulis paragraf deskripsi adalah 96,25 dengan kategori sangat valid. Jadi, dapat disimpulkan rubrik penilaian menulis paragraf narasi dan persuasi bisa digunakan untuk menilai hasil belajar menulis paragraf dalam pembelajaran bahasa Indonesia.KATA KUNCI: paragraf narasi dan deskripsi; rubrik penilaian; validitas VALIDITY OF ASSESSMENT RUBRIC DEVELOPMENT WRITE PARAGRAPH AND NARRATIVE DESCRIPTION IN INDONESIAN LEARNINGABSTRACT: This research is motivated by the importance of a valid assessment rubric as a guide in assessing student learning outcomes. Therefore, this study aims to determine the validity of the assessment rubric for writing narrative paragraphs and descriptions in Indonesian language learning. This type of research is quantitative research using the method of description. The data in this study are numbers obtained from validity questionnaires filled out by the validator. The validators in this study were two Indonesian language lecturers. The data collection technique was carried out by providing an assessment rubric for writing narrative paragraphs and descriptions as well as a questionnaire to the validator then the validator validated the given rubric based on the validation questionnaire that had been given. The results of the validation are used as data in this study. The findings in this study are as follows. (1) The validity of the assessment rubric for writing narrative paragraphs is 95 with a very valid category. (2) The validity of the assessment rubric for writing a descriptive paragraph is 96.25 with a very valid category. So, it can be concluded that the assessment rubric for writing narrative and persuasive paragraphs can be used to assess the results of learning to write paragraphs in Indonesian language learning.KEYWORDS: narrative and description paragraphs; assessment rubric; validity