Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL SUMBER DAYA AIR

EMISI HEWAN TERNAK ACUAN UNTUK MENGHITUNG POTENSI BEBAN PENCEMARAN LIMBAH HEWAN Iskandar A. Yusuf
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Bina Teknik Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1138.075 KB) | DOI: 10.32679/jsda.v10i1.145

Abstract

Dalam rangka pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air diperlukan besaran beban pencemar berbagai sumber untuk setiap ruas sungainya. Beban pencemar peternakan merupakan hasil kali jumlah hewan dengan emisinya. Pada saat ini Indonesia masih menggunakan emisi dari negara maju yang sebenarnya tidak cocok kondisinya. Oleh karena itu, di Indonesia diperlukan besaran emisi berbagai jenis hewan ternak yang cocok. Penelitian ini menetapkan besaran emisi berbagai jenis hewan ternak, baik untuk per kg berat ternaknya maupun emisi hewan ternak acuan yang berdasarkan berat rata-rata populasi untuk berbagai jenis hewan ternaknya. Metode penelitiannya adalah dengan melakukan inventarisasi dan identifikasi tipologi sumber pencemar, kemudian dilakukan pengukuran langsung untuk berbagai jenis hewan ternak pada lokasi yang mewakili tipologi sumber pencemarnya. Sebagai hipotesis, emisi hewan ternak yang ada di negara maju sangat berbeda kondisinya terkait dengan berat hewan ternak, makanan serta pengelolaan limbahnya. Hasil penelitian menemukan bahwa besaran potensi emisi hewan ternak sangat dipengaruhi oleh: jenis makanan dan pola pengelolaan limbahnya serta besaran potensi beban pencemaran efektif yang akan diperhitungkan masuk ke sumber air sangat dipengaruhi oleh musim. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode perhitungan potensi emisi dan potensi beban pencemar sesuai dengan tipologinya dapat digunakan di seluruh Indonesia.
PEMULIHAN KUALITAS AIR SUNGAI CILIWUNG MENGGUNAKAN MODEL KUALITAS AIR Iskandar A. Yusuf
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 5, No 2 (2009)
Publisher : Bina Teknik Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1462.571 KB) | DOI: 10.32679/jsda.v5i2.471

Abstract

In Ciliwung River, pollutant sources coming from domestic waste, breeding, and industry with totalwaste load of about 212 ton BOD/day and estimated in the year 2020 will reach 280 ton BOD/day. Whereas,discharge in Katulampa weir of 10.24 m3/s and 195 m3/s as minimum and maximum discharge respectively,indicate that Ciliwung water quality is very heavily polluted especially in the dry season after passing BogorMunicipality until Jakarta Bay. The water quality modeling applied a finite segment method calibrated withspatial variation at one time by using real time sampling water quality data in order to obtain accurateresults of model calibration. Recovery strategies for the existing very heavily polluted water quality shallapply a water quality target program that has to be completed by the end of the year 2020. Study resultsrecommend a recovery applying a short-term program up to the year 2012 as preparation stage forrestructuring water quality and reviewing the waste load permit. Whereas, the mid-term program shall putinto effect the waste water permit for domestic and industry activities, and wastewater treatment plantperformance auditing. The long-term program shall concentrate on hazardous waste disposal andapplication of clean industrial technology.