Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Meninjau Ulang Landasan Normatif Perbankan Syariah di Indonesia Fathurrahman, Ayief
Al-Mawarid Jurnal Hukum Islam Vol 11, No 1 (2010): Penerapan Syariah dalam Aspek Ekonomi dan Hukum Keluarga di Indonesia
Publisher : Islamic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this article. the writer tries to describe the reality of classical fiqh which has been becoming the normative foundation of Islamic banking operations. The evidence suggests that classical fiqh has got difficulties and inability to respond the contemporary problems, particularly the banking shari’ah problems. Therefore, it is required a new formulation of dynamic fiqh in accordance with the times and able to respond contemporary problems. Therefore, it is urgent need to reconstruct the normative foundation of Shari’ah banking in Indonesia, especially that of the classical Islamic jurisprudence.
MENINJAU ULANG LANDASAN NORMATIF PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA (Telaah atas Teori Kontruksi Fiqh Klasik) Fathurrahman, Ayief
Al-Mawarid Jurnal Hukum Islam Vol 11, No 1 (2010): Penerapan Syariah dalam Aspek Ekonomi dan Hukum Keluarga di Indonesia
Publisher : Islamic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this article. the writer tries to describe the reality of classical fiqh which has been becoming the normative foundation of Islamic banking operations. The evidence suggests that classical fiqh has got difficulties and inability to respond the contemporary problems, particularly the banking shari’ah problems. Therefore, it is required a new formulation of dynamic fiqh in accordance with the times and able to respond contemporary problems. Therefore, it is urgent need to reconstruct the normative foundation of Shari’ah banking in Indonesia, especially that of the classical Islamic jurisprudence.
PENDEKATAN MAQĀṢID SYARĪ’AH: KONSTRUKSI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU EKONOMI DAN KEUANGAN ISLAM Fathurrahman, Ayief
Hunafa: Jurnal Studia Islamika Vol 11, No 2 (2014): EKONOMI ISLAM
Publisher : State Institute of Islamic Studies (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This  article examines the problems that occur in the development process of Islamic economic and finance, both in theory and practice, especially  in the Islamic banking practice in various parts of the world. To cope with the problems, the maqāṣid al-syarī’ah approach can be employed to understand the verses of the Qur’an and the sunnah, to reconsolidate the conflicting arguments, and to decide the legal standing to a case of which legal sanding is not mentioned in the Qur’an and the sunnah. The purpose is to make Islamic economic and finance relevant to the change of time and to reduce the turbulence taking place in the practice of Islamic economy and finance themselves.Kata Kunci : Maqāṣid Syariah, Ekonomi Islam, Pengembangan.
PENDEKATAN MAQĀṢID SYARĪ’AH: KONSTRUKSI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU EKONOMI DAN KEUANGAN ISLAM Fathurrahman, Ayief
Hunafa: Jurnal Studia Islamika Vol 11 No 2 (2014)
Publisher : State Institute of Islamic Studies (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.126 KB) | DOI: 10.24239/jsi.v11i2.354.193-214

Abstract

This  article examines the problems that occur in the development process of Islamic economic and finance, both in theory and practice, especially  in the Islamic banking practice in various parts of the world. To cope with the problems, the maqāṣid al-syarī’ah approach can be employed to understand the verses of the Qur’an and the sunnah, to reconsolidate the conflicting arguments, and to decide the legal standing to a case of which legal sanding is not mentioned in the Qur’an and the sunnah. The purpose is to make Islamic economic and finance relevant to the change of time and to reduce the turbulence taking place in the practice of Islamic economy and finance themselves.Kata Kunci : Maqāṣid Syariah, Ekonomi Islam, Pengembangan.
Analisis Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Bidang Kesehatan, Pengeluaran Pemerintah Bidang Pendidikan, Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Terhadap Pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Soleha, Karina Gama; Fathurrahman, Ayief
Journal of Economics Research and Social Sciences Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Ekonomi FEB UMY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jerss.v1i1.9056

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan Pengeluaran Pemerintah Bidang Kesehatan, Pengeluaran Pemerintah Bidang Pendidikan, PMA dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) terhadap pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia tahun 1985 hingga 2014. Alat analisis yang digunakan adalah Vector Error Correction Model (VECM). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pertumbuhan Pengeluaran Pemerintah Bidang Kesehatan berpengaruh signifikan positif terhadap IPM, Pengeluaran Pemerintah Bidang Pendidikan berpengaruh signifikan dan negatif terhadap IPM, PMA pun berpengaruh signifikan dan negatif dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) berpengaruh signifikan positif terhadap pertumbuhan IPM.
KEBIJAKAN FISKAL INDONESIA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM: STUDI KASUS DALAM MENGENTASKAN KEMISKINAN Fathurrahman, Ayief
Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan JESP Volume 13 Nomor 1, April 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Poverty reduction efforts can be encapsulated in one sentence, namely "give opportunitiesto the poor families and communities to overcome their problems independently." Thismeans the government has to reposition their roles, from its role as agent of empowermentbecome facilitator of empowerment. Islam considers that poverty is a very complex phenomenon,poverty is not only related to cultural problems, but also structural problems whichconcern how state makes fiscal policy-oriented poverty reduction. Culturally, Islam hasrecommended to foster the role of each individual in improving the quality of life and fostersocial cohesion through zakat, infaq, and Sadaqah. Structurally, Islam has laid down a centralrole of state in creating the distribution of income and wealth in a fair and equitable andmaintaining the stability and sustainability of economic development in the process ofprogress and equality as well as a facilitator of community in finding solutions toward a moredecent standard of living. Abstrak: Upaya pengentasan kemiskinan dapat dirumuskan dalam satu kalimat, yaitu'memberikan kesempatan kepada keluarga miskin dan masyarakat untuk mengatasi masalahmasalahmereka secara mandiri. Ini berarti pemerintah harus menata kembali peran mereka,dari perannya sebagai agen pemberdayaan menjadi fasilitator pemberdayaan. Islam menganggapbahwa kemiskinan merupakan fenomena yang sangat kompleks, kemiskinan tidak hanyaterkait dengan masalah budaya, tetapi juga masalah struktural yang menyangkut upayanegara membuat kebijakan fiskal yang berorientasi mengurangi kemiskinan. Dari sudut pandangbudaya, Islam telah merekomendasikan untuk mendorong peran setiap individu dalammeningkatkan kualitas hidup dan mendorong kohesi sosial melalui zakat, infaq dan shadaqah.Secara struktural, Islam telah meletakkan peran sentral dari negara dalam menciptakan distribusipendapatan dan kekayaan dengan cara yang adil dan merata dan menjaga stabilitasdan kerberlanjutan dari pembangunan ekonomi dalam proses kemajuan dan kesetaraan sertafasilitor masyarakat dalam mencari solusi ke arah standar hidup yang lebih layak
Analisis Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Bidang Kesehatan, Pengeluaran Pemerintah Bidang Pendidikan, Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Terhadap Pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Soleha, Karina Gama; Fathurrahman, Ayief
Journal of Economics Research and Social Sciences Vol 1, No 1: February 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jerss.v1i1.9056

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan Pengeluaran Pemerintah Bidang Kesehatan, Pengeluaran Pemerintah Bidang Pendidikan, PMA dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) terhadap pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia tahun 1985 hingga 2014. Alat analisis yang digunakan adalah Vector Error Correction Model (VECM). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pertumbuhan Pengeluaran Pemerintah Bidang Kesehatan berpengaruh signifikan positif terhadap IPM, Pengeluaran Pemerintah Bidang Pendidikan berpengaruh signifikan dan negatif terhadap IPM, PMA pun berpengaruh signifikan dan negatif dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) berpengaruh signifikan positif terhadap pertumbuhan IPM.
GLOBALISASI : LANGKAH MENUJU WESTERNISASI GLOBAL: Sebuah Kajian Politik Ekonomi Internasional Fathurrahman, Ayief
AKADEMIKA: Jurnal Pemikiran Islam Vol 16 No 1 (2011): Agama dan Kearifan Lokal di Tengah Arus Globalisasi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep globalisasi dengan pendekatan ekonomi politik. Berdasarkan kajian ini, bahwa globalisasi sarat dengan muatan logika kepentingan political economy dalam rangka mengkokohkan jangkar kekuasaan the West Nation sebagai Negara adikuasa di muka bumi, tanpa memandang kepentingan Negara-negara kecil. Dengan pendekatan ekonomi politik, banyak para ahli mengemukan fakta bahwa globalisasi identik dengan westernisasi. Globalisasi saat ini diiringi dengan misi neokolonialisme, produk Amerika yang pada dasarnya ditujukan untuk promosi kepentingan imperialistik masyarakat Barat dan berubah menjadi kekuatan hegemonic, sebagai jangkar kekuatan blok barat (AS) sebagai satu-satunya negara adidaya dunia. Para pengamat juga menunjukkan bahwa ada empat aspek utama globalisasi: 1) ekonomi 2) sosial dan budaya 3) militer 4) lingkungan. karena sebagian besar, faktor-faktor tersebut terikat dan dikontrol bahkan dimanipulasi. This article aims to examine the concept of globalization with political economy approach. Based on this study, that the logic of globalization fully loaded with cargo of political economy interests which built to anchor the power of the West Nation as a State superpower on earth, and ignori the interests of small countries. Through a political economy approach, many experts promoted the fact that globalization is synonymous with Westernization. Globalization is accompanied with the mission of neocolonialism, American products are basically intended for the promotion of the imperialistic interests of Western society and turned into a hegemonic power, as the western anchor strength (AS), as the only world superpower. Analysts also pointed out that there are four main aspects of globalization: 1) the economy 2) social and cultural 3) military 4) environment. for the most part, these factors are bound and controlled and even manipulated.
FRACTIONAL RESERVE FREE-BANKING DALAM PERSPEKTIF MASLAHAH: SEBUAH KOMPARASI PEMIKIRAN EKONOMI ISLAM DAN EKONOMI AUSTRIA Fathurrahman, Ayief
AKADEMIKA: Jurnal Pemikiran Islam Vol 20 No 2 (2015): Islam dan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas tentang fractional reserve free-banking dalam perspektif maslahah yang dikemas dalam sebuah komparasi pemikiran ekonomi Islam dan ekonomi Austria. Latar belakang munculnya tulisan ini adalah kegelisahan penulis terhadap terus berulangnya krisis ekonomi. Penulis mencoba mengkomparasikan antara pemikiran ekonomi Islam dan ekonomi Austria dalam memandang permasalahan ini.fractional reserve banking merupakan sistem perbankan modern yang sarat dengan resiko resesi ekonomi, karena dibangun sebagai wadah finansial semu dan berimplikasi pada bubble economy. Sehingga dalam melihat fenomena ini, pemikiran ekonomi Islam dan pemikiran ekonomi mazhab Austria bersama-sama menyumbangkan pemikiran kontrusktif terhadap sistem moneter perbankan, yaitu berupa fractional reserve free-banking. Karena menurut kedua pemikiran ini, sumber instabilitas ekonomi modern pada saat ini terletak pada sistem fractional reserve banking yang diaplikasi di perbankan komersial di seluruh dunia melalui kemampuan penciptaan uang (creation money), sehingga money supply bergeser dari titik keseimbangannya. The study discusses about fractional reserve free-banking in maslahah perspective which is presented in comparating between islamic-economic thought and Austria economy. At the beggining of this study is researcher’s disquiet about recuring crisis of economy. The writer tries to interconnect between islamic-economy thought and Austria economy in beholding this issue. Fractional reserve banking is such a modern banking system which has a recession of economy, since it is built as forum of financial illusory, then, it implicates to bubble economy. In order to regard this phenomenon, islamic-economy thought, along with Austria economy, contributes constructive thought toward such monetary banking system. According to these thoughts, the source of instabilitymodern economy is located on fractional reserve banking system that implemented in commercial banking in over the world by creating money. Then, supplying money grates with its balancing.