Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kecerdasan Budaya dan Gaya Belajar Mahasiswa yang Merantau di DKI Jakarta Arif Triman; Abdillah Abdillah
Majalah Sainstekes Vol 4, No 2 (2017): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.554 KB) | DOI: 10.33476/ms.v4i2.905

Abstract

Indonesia is a developing country with an uneven educational infrastructure development. It impacts the number of students from rural areas to big cities to get a decent education. Many of those students are experiencing difficulties when entering a new culture, thus disrupting their adjustment, especially in learning styles. The purpose of this study is to investigate any possible correlation between cultural intelligence and Grasha learning style. Participants in this study were 121 students in DKI Jakarta. Cultural Intelligence Scale and Grasha-Riecment Learning Scale Style were used as instruments in this study. Using regression analysis, it was found that 2 of 6 learning style (Collaborative learning style and Independent learning style) were found to have significant role in Cultural Intelligents.
Program Pra Nikah dalam Pendekatan Islam, Psikologi dan Finansial di Era Pandemi Covid-19 Karimulloh Karimulloh; Chandradewi Kusristanti; Arif Triman
Info Abdi Cendekia Vol 3 No 1: Juni 2020
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.816 KB) | DOI: 10.33476/iac.v3i1.34

Abstract

Islam views marriage as noble and sacred. In addition, marriage is one of the developmental tasks that a human being must go through. However, inadequate preparation from Islamic, psychological and financial perspective, led to the high number of divorce rate in Indonesia. This pre-marital education from the islamic, psychology and financial perspective carried out to increase knowledge about preparation for marriage according to islam and what preparation is needed to adolescent from the psychological view. So with this training, the participant can prepare a good marriage plan and take on responsibilities in marriage. Participants in this training are late teenagers and unmarried young adults. The results showed that there was an increase in the participants' knowledge of pre-marital education from Islamic, psychological and financial perspective.of papers should describe briefly the importance of the community service and reasonable.Abstract is a representation of the contents of the document are short and precise.Abstract presenting the problem, the information and methods used to solve the problem of your community service and conclusions. This should only contain important matters only and not exceed 200 words. The use of the reference citations should be avoided
Deteksi Anemia Pada Remaja Putri dalam Upaya Membentuk Keluarga Bebas Stunting di Desa Medong, Pandeglang Donanti, Elita; Ambar Hardjanti; Yurika Sandra; Arif Triman
Info Abdi Cendekia Vol. 8 No. 2: Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/iac.v8i2.180

Abstract

Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan menunjukkan, prevalensi balita stunting di Banten pada tahun 2022 menempati peringkat ke-23 tertinggi secara nasional. Kabupaten Pandeglang merupakan wilayah dengan prevalensi balita stunting tertinggi di Banten, yakni mencapai 29,4%. Upaya menurunkan stunting yang terbaik adalah dari hulunya yaitu dari kondisi kesehatan para remaja putri, ibu hamil dan lingkungan. Permasalahan gizi pada seorang remaja putri misalnya anemia, dapat berlanjut hingga dewasa jika tidak dilakukan penanganan. Di Desa Medong telah dilakukan suplementasi Tablet Tambah Darah (TTD) untuk remaja putri namun masih ada upaya-upaya yang belum dilakukan secara optimal dalam penurunan percepatan stunting. Oleh karena itu, dalam kegiatan ini dilakukan optimalisasi pemantauan konsumsi TTD pada remaja putri, pemberian edukasi mengenai anemia dan kesiapan dalam memasuki tahap pernikahan serta pemeriksaan antropometri dan Hb untuk mendeteksi status gizi dan anemia. Kesimpulan yang didapat dari kegiatan ini yaitu (1) edukasi berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan remaja (2) distribusi status gizi kurang pada remaja putri Desa Medong adalah sebesar 5% dan (3) prevalensi anemia pada remaja putri Desa Medong adalah sebesar 16%. Dengan demikian perlu dilakukan edukasi secara rutin tidak hanya kepada remaja putri namun juga ibu hamil dan seluruh kelompok masyarakat yang ada.