Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Locus of Control Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Yarsi Muhammad Refki Novesar
Majalah Sainstekes Vol 8, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.651 KB) | DOI: 10.33476/ms.v8i2.2098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh antara locus of control terhadap prestasi akademik pada mahasiswa FEB Universitas YARSI. Prestasi akademik merupakan alat ukur akan hasil aktivitas belajar yang di laksanakan oleh mahasiswa, dan locus of control merupakan keyakinan seseorang atau mahasiswa terhadap nasib yang diterimanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan desain penelitian asosiatif. Partisipan penelitian ini adalah 83 mahasiswa aktif FEB Universitas YARSI, dengan simple random sampling digunakan dalam pemilihan sampel. Data dianalisi dengan menggunakan teknik analisis regresi pada aplikasi SPSS.  Hasil penelitian yang didapatkan analisis hubungan antar variabel menunjukan adanya pengaruh locus of control secara signifikan terhadap prestasi akademik. Hal tersebut dibuktikan dengan lebih besarnya hasil signifikansi sebesar 0,003 (p lebih kecil dari 0,05). dan dengan nilai r square sebesar 0,344.  Sumbangsih locus of control terhadap prestasi akademik sebesar 34.4%. Yang memberikan arti dengan semakin yakinnya mahasiswa atas apa yang terjadi dalam dirinya, akan mempengaruhi prestasi akademik yang didapatkan setiap mahasiswa
ANALISIS PERBANDINGAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI, SWASTA, DAN MADRASAH Muhammad Refki Novesar
Jurnal Orientasi Bisnis dan Entrepreneurship (JOBS) Vol 1, No 1 (2020): JUNI 2020
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jobs.v1i1.1310

Abstract

ABSTRAKPerkembangan diri dari masa kanak kanak menunu masa remaja, dikenal denhan masa transisi yang memberikan dampak pada perubahan kemampuan, perubahan kemampuan ini memberikan dampak terhadap emosional remaja. Perubahan emosional ini menjadi salah stu factor yang menjadi penentu keberhasilan seseorang, dimana iq hanya memberikan 20% dari factor penentu keberhasilan, susanya dipengaruhi oleh factor lain, salahsatunya adalah kecerdasan emosinal. Kecerdasan emosional ini terbentuk oleh banyak factor, salah satunya adalah faktornya adalah lingkungan luar keluarga, pada masa remaja lingkungan sekolah menjadi lingkungan kedua untuk usia 14-20tahun, atau masa remaja. Dalam Pendidikan di Indonesia memiliki beberapa jenis, diantaranya adalah sekolah negeri, swasta dan madrasah. Setiap sekolah memiliki fokus yang berbeda, serta memiliki kurikulum yang berbeda, hal ini disebabkan oleh adanya fokus dalam pembelajaran yang berbeda. Penelitian ini mengunakan pendekatan explanatory survey, dengan cara memberikan kuisioner kepada siswa sekolah negeri, swasta, dan madrasah yang ada di kota padang. Dengan cara penelitian adalah pendekatan penelitian kuantitatif, menggunakan analisis anova, dimana analisis ini berfungsi untuk menunjukan perbedaan satu dengan yang lainnya. Hasil penelitian ini memberikan hasil dimana hasil tidak menunjukan adanya perbandingan kecerdasan emosional secara keseluruhan pada siswa sekolah menengah atas negeri, swasta, dan madrasah.Kata Kunci : Kecerdasan Emosional, Sekolah Menengah Atas negeri, Swasta, Madrasah
Analisis Masalah Pengembangan Kue Cepak Kapung sebagai Daya Tarik Wisata Kuliner di Desa Terusan Kecamatan Maro Sebo Ilir Laila Laila; Muhammad Refki Novesar
Journal of Tourism Sciences, Technology and Industry Vol 5, No 1 (2026): JTSTI-Journal of Tourism Science, Technology and Industry
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/jtsti.v5i1.31145

Abstract

Cepak Kapung cake is one of the traditional specialties of Terusan Village, Maro Sebo Ilir Subdistrict, Batanghari Regency. This study aims to analyze the obstacles encountered and their impacts on the development of Cepak Kapung cake as a culinary tourism attraction. The study employed a qualitative approach using a purposive sampling technique involving eight informants. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and document analysis. The findings revealed four main obstacles: the limited shelf life of the product (approximately 24 hours), the lack of generational succession among cake makers, inadequate infrastructure and limited integration with other tourist destinations, as well as weak digital marketing and promotional strategies. These obstacles are interconnected and affect production sustainability, destination competitiveness, the preservation of local cultural identity and heritage, and community economic development. The study recommends the adoption of food technology innovations, skills training programs for younger generations, the development of integrated infrastructure, and the strengthening of digital marketing capabilities through collaboration among local governments, tourism agencies, universities, and local communities. These efforts are expected to support the development of Cepak Kapung cake as a leading culinary tourism attraction.