M Ridwan Hasbi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Terapi Sufistik dalam Pengobatan di Pekanbaru Riau Saifullah Saifullah; Hasbullah Hasbullah; M Ridwan Hasbi
Al-Ulum Vol. 18 No. 2 (2018): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1329.324 KB) | DOI: 10.30603/au.v18i2.496

Abstract

Berangkat dari fenomena sosial masyarakat yang secara khusus di Kota Pekanbaru terjadi perubahan sosial yang cepat dengan komunikasi tanpa batas, cenderung materialistik, sekularistik, dan rasionalistik sehingga terdapat berbagai masalah psikis dan fisik. Masalah ini merupakan penyakit yang datang dari kehilangan visi ke-Ilahian, yang tumpul penglihatannya terhadap realitas hidup dan kehidupan. Pengobatan dengan alat-alat canggih dan bahan-bahan kimia berkembang sedemikian rupa, namun pada kenyataannya tak mampu menyelesaikan secara utuh persoalan-persoalan penyakit yang banyak diderita, kemudian beralih ke pengobatan yang bersifat alternatif-spiritualistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam kepada tokoh-tokoh yang mempraktikkan terapi sufistik. Di Pekanbaru, muncul kecenderungan masyarakat untuk berobat melalui terapi sufistik yang dapat dilihat dari berkembangnya rumah-rumah pengobatan sufistik. Riset terhadap rumah terapi sufistik yang mengobati penyakit dalam perspektif sufi healing Islam. Hasil kajian ini memperlihatkan bahwa terapi sufistik atau penyembuhan sufi merupakan suatu trend baru di kalangan masyarakat modern yang tampaknya telah mengalami titik jenuh dengan berbagai pola orientasi material, sehingga dunia spiritual menjadi alternatif
Interaksi Rasionalitas Teknis dalam Pemikiran Hadis Kontemporer M Ridwan Hasbi
Jurnal Ushuluddin Vol 19, No 1 (2013): January - June
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jush.v19i1.912

Abstract

Transmisi periwayatan hadis dari Rasulullah sampai pada tahap kodifikasinya merupakan sebuah realitas yang berkaitan dengan redaks ionalisasi wahyu, kewenangan dan validitasnya. Tahap selanjutnya aplikasi hadis dalam ajaran Islam dengan pemahaman yang berputar antara tekstual dan kontekstual yang berformulasi pada penggunaan rasio secara terbatas terikat dengan kaidah • kaidah dan atau liberal. Kontek pemikiran hadis kontemporer menjelaskan perlunya rasio dalam pemahaman hadis yang disebabkan perubahan kondisi sosio• historis, mobilitas sosial, dan kemajuan zaman. Dinamika pemikiran ini dipolapada rasionalitas teknis,yakni penggunaan akal terhadap hadis dalam merealisasikan ajaran Islam yang "sholeh likulli zamanin wa makanin" dengan memilih sarana yang terbaik dalam menggapai tujuan tersebut tapi tidak keluar dari kaidah yang mu'tabarah. Konstruksi interaksi pemikiran ini dihadapkan pada maqashid dan maslahah, juga •umum al•lafzi dan khusus al-Sabab, kedua masalah ini dipolarisasi pada dinamika bahwa penjabaran dan pemahaman rasionalitas teks bersifat teknis dengan sarana dua sayap akal dan teks yang tidak beroposisi untuk sampai pada pemikiran yang flekisibel, variasi dan tidak stalis