Dwiana Rachmadewi Puspitaningrum
Universitas Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Teori Kekayaan Media dalam Penggunaan Media Sosial Twitter Sebagai Media Komunikasi Pejabat Publik Dwiana Rachmadewi Puspitaningrum; M. Prita Laura
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8 No 2 (2020): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 8 No 2 Desember 2020
Publisher : DIII Prodi Humas Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/COMMUNICOLOGY.020.07

Abstract

Beberapa tahun ini, media sosial mengubah pola komunikasi politik karena banyak dipilih oleh pemerintah dan politisi untuk menyampaikan informasi dan membangun citra diri. Sebagai media penyampai pesan, Twitter tentunya memiliki kelebihan dan keterbatasannya sendiri. Salah satu keterbatasannya adalah fitur blokir yang baru-baru ini menimbulkan naiknya tagar #GerakanBlokirFadjroel di Twitter. Tagar tersebut muncul karena seorang pengguna Twitter mengungkapkan bahwa dirinya diblokir oleh Fadjroel Rahman, juru bicara Presiden Jokowi. Meski begitu, Twitter juga memiliki banyak kelebihan untuk mendukung political public relation, seperti mendukung E-goverment, lebih dekat dengan masyarakat, menyediakan opsi umpan balik yang beragam, kecepatan informasi dan lain sebagainya. Hasil penelitian ini menemukan media Twitter adalah media yang tepat digunakan oleh pejabat publik di era digital, namun penggunaan fitur blokir di twitter wajib dihindari oleh pejabat publik karena melanggar hak dasar konstitusional warga negara. Keyword: Teori kekayaan media, Twitter, media sosial, hubungan masyarakat pemerintah