Hani Wolingga
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Teori Belajar Disiplin Mental Dalam Pembelajaran Al-Qur’an Hadits Di Mts Hani Wolingga
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6 No 2 (2018): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.608 KB)

Abstract

Pembelajaran Qur’an Hadits di MTs tidak terlepas dari penerapan pembelajaran yang berbasis teori disiplin mental, karena karakteristik pembelajaran Qur’an Hadits yang lebih dominan dalam penguasaan materi untuk memahami Al-Qur’an dan Al-Hadits, meyakini kebenarannya, dan mengamalkan ajaran-ajaran dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai petunjuk dan pedoman dalam seluruh aspek kehidupannya, menjadikan teori disiplin mental penting untuk diterapkan. Impelementasi teori belajar disiplin mental dalam pembelajaran Qur’an Hadits di MTs, seperti pembiasan secara tetap akan suatu pekerjaan, latihan tetap terhadap suatu keterampilan, disiplin diri dalam bertindak, disiplin mengendalikan diri, bekerja keras dalam menyelesaikan tugas secara mandiri sehingga timbul kesadaran diri bahwa disiplin dianggap penting bagi kebaikan dan keberhasilan dirinya. Selain itu, kesadaran diri menjadi motif sangat kuat terwujudnya perilaku disiplin dalam belajar. Semua itu jika dilakukan akan menghasilkan peserta didik memiliki kemampuan unggul dibidang yang dikerjakannya atau dilatihnya secara disiplin. Implementasi teori belajar disiplin mental dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadits diharapkan peserta didik berperan sebagai pelaku utama (student center) yang memaknai proses pengalaman belajarnya sendiri dan diharapkan peserta didik memahami potensi diri, mengembangkan potensi dirinya secara positif dan meminimalkan potensi diri yang bersifat negatif. Peran guru dalam implementasi teori belajar disiplin mental dalam pembelajaran hanya sebagai fasilitator bagi para peserta didiknya, memberikan motivasi, kesadaran mengenai makna belajar dalam kehidupan peserta didik. Guru memfasilitasi pengalaman belajar kepada peserta didik dan mendampingi peserta didik untuk memperoleh tujuan pembelajaran.
Implementasi Teori Belajar Disiplin Mental Dalam Pembelajaran Al-Qur’an Hadits Di Mts Hani Wolingga
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6 No 2 (2018): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Qur’an Hadits di MTs tidak terlepas dari penerapan pembelajaran yang berbasis teori disiplin mental, karena karakteristik pembelajaran Qur’an Hadits yang lebih dominan dalam penguasaan materi untuk memahami Al-Qur’an dan Al-Hadits, meyakini kebenarannya, dan mengamalkan ajaran-ajaran dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai petunjuk dan pedoman dalam seluruh aspek kehidupannya, menjadikan teori disiplin mental penting untuk diterapkan. Impelementasi teori belajar disiplin mental dalam pembelajaran Qur’an Hadits di MTs, seperti pembiasan secara tetap akan suatu pekerjaan, latihan tetap terhadap suatu keterampilan, disiplin diri dalam bertindak, disiplin mengendalikan diri, bekerja keras dalam menyelesaikan tugas secara mandiri sehingga timbul kesadaran diri bahwa disiplin dianggap penting bagi kebaikan dan keberhasilan dirinya. Selain itu, kesadaran diri menjadi motif sangat kuat terwujudnya perilaku disiplin dalam belajar. Semua itu jika dilakukan akan menghasilkan peserta didik memiliki kemampuan unggul dibidang yang dikerjakannya atau dilatihnya secara disiplin. Implementasi teori belajar disiplin mental dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadits diharapkan peserta didik berperan sebagai pelaku utama (student center) yang memaknai proses pengalaman belajarnya sendiri dan diharapkan peserta didik memahami potensi diri, mengembangkan potensi dirinya secara positif dan meminimalkan potensi diri yang bersifat negatif. Peran guru dalam implementasi teori belajar disiplin mental dalam pembelajaran hanya sebagai fasilitator bagi para peserta didiknya, memberikan motivasi, kesadaran mengenai makna belajar dalam kehidupan peserta didik. Guru memfasilitasi pengalaman belajar kepada peserta didik dan mendampingi peserta didik untuk memperoleh tujuan pembelajaran.