Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMETAAN ALUR SUNGAI BAWAH PERMUKAAN DENGAN RESISTIVITAS ELEKTRIK DI DAERAH GUNUNGKIDUL Adang Sadikin
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Bina Teknik Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1647.284 KB) | DOI: 10.32679/jsda.v9i1.360

Abstract

Secara geologi, sebagian besar wilayah Kabupaten Gunungkidul bagian Selatan merupakan penyebaran Formasi Wonosari, yang disusun oleh batugamping. Permukaan tanah kawasan ini merupakan daerah kering yang mengalami kesulitan sumber air baku, meskipun sebenarnya di daerah ini terdapat cukup banyak sumber air berupa sungai bawah permukaan atau gua atau luweng berair. Tahun 1982 MacDonald telah mendokumentasikan 160 gua dan luweng dari 246 yang telah diketahui masyarakat, beberapa di antaranya telah dimanfaatkan seperti Gua Bribin dan sungai bawah permukaan Baron. Di daerah bagian barat Kabupaten Gunungkidul masih sangat sedikit informasi yang diperoleh, salah satunya dari penuturan masyarakat nelayan pencari udang (lobster) terdapat Gua Bekah yang berair tawar. Gua ini terletak di dasar tebing yang memiliki kedalaman lebih dari 80 m. Eksplorasi tahap awal dilakukan dengan metode resistivitas secara dua dimensi. Hasil interpretasi menunjukkan terdapat indikasi gua dan sungai bawah tanah berair tawar. Iso-pach kedalaman gua dari permukaan tanah yang bergelombang berkisar antara 80 m sampai 200 m di bawah muka tanah. Pemanfaatan air dari gua Bekah dapat dilakukan melalui pemipaan yang dipasang pada tebing sampai masuk ke gua, atau melalui pengeboran. Posisi pengeboran disarankan berdasarkan hasil interpretasi untuk pembuatan sumur bor adalah pada koordinat 110o2223.6388 BT 8o42.874 LS.