Sundari Andayani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Campur Kode Bahasa Indonesia dalam Percakapan Berbahasa Jawa pada Grup Kawruh Jawa di Facebook Sundari Andayani
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 7, No 2 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.557 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) mendeskripsikan wujud campur kode bahasa Indonesia berupa kata, frasa, klausa, idiom, pengulangan kata, baster pada percakapan berbahasa Jawa pada grup Kawruh Jawa di Facebook edisi bulan Februari 2015 ; (2) faktor yang mempengaruhi peristiwa campur kode tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu seluruh penutur grup Kawruh Jawa dan objek penelitian yaitu percakapan bahasa Jawa pada grup Kawruh Jawa di Facebook yang mengandung campur kode bahasa Indonesia berupa kata, frasa, klausa, idiom, pengulangan kata, baster. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi dibantu dengan Print Screen SysRq. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dibantu dengan laptop. Teknik keabsahan data menggunakan validitas semantis dan uji kredibilitas dengan meningkatkan ketekunan. Analisis data dilakukan dengan metode agih dengan teknik ganti. Teknik penyajian hasil analisis ini dilakukan dengan menggunakan teknik informal. Hasil penelitian yang ditemukan yaitu berupa (1) campur kode berupa kata berjumlah 60, (2) campur kode frasa berjumlah 26, (3) campur kode baster berjumlah 30, (4) campur kode pengulangan kata berjumlah 9, (5) campur kode idiom berjumlah 2, (6) campur kode klausa berjumlah 3. Kedua yaitu faktor yang melatar belakangi campur kode yang terdapat dalam grup Kawruh Jawa di Facebook antara lain adanya (1) keinginan penutur untuk memperoleh ungkapan yang pas, (2) kesantaian penutur dalam berkomunikasi, (3) identifikasi peran, (4) identifikasi ragam, (5) keinginan untuk menjelaskan dan menafsirkan.   Kata kunci: campur kode, bahasa Indonesia, facebook