Pipin Dwi Oktafiani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penggunaan Bahasa Jawa di Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo (Kajian Geografis Dialek) Pipin Dwi Oktafiani
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 8, No 2 (2016): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.25 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (a) variasi fonologis (b) bentuk leksikon. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Panto, Desa Banyumudal, dan Desa Bogoran Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo. Objek penelitian dalam penelitian ini adalah dialek bahasa Jawa pada masyarakat Desa Panto, Desa Banyumudal, dan Desa Bogoran. Teknik Pengumpulan data menggunakan metode Pupuan Lapangan. Teknik ini mengenal tiga teknik lanjutan  yaitu teknik cakap semuka, teknik catat, dan teknik rekam. Uji keabsahan data peneliti menggunakan metode triangulasi. Teknik analisis data menggunakan metode Distribusional melalui teknik pasangan minimal, sedangkan untuk teknik penyajian data disajikan secara deskriptif.  Hasil penelitian: (1) bidang fonologi, antara bahasa Jawa di Desa Panto memiiki perbedaan dalam segi perelisasian dengan bahasa Jawa standar. Perbedaan ini terletak pada fonem /u/ dilafalkan [U], fonem /i/ dilafalkan [I] untuk semua posisi, yaitu posisi awal, tengah, dan akhir’. Bunyi akhir /n/ dilafalkan [ŋ]. Bahasa Jawa di Desa Banyumudal memiliki perbedaan terletak pada fonem /e/ dilafalkan [ɛ], fonem /i/ dilafalkan [I] untuk semua posisi awal, tengah dan akhir, bunyi vokal /o/ dilafalkan [ɔ]. Bahasa Jawa di desa Bogoran memiliki perbedaan dalam segi perelisasiannya bunyi fokal /a/ dilafalkan [ə]. (2) Pada leksikon bahasa Jawa di Desa Panto, Desa Banyumudal, dan Desa Bogoran, terdapat persamaan dan perbedaan dengan bahasa standar. Dalam menggunakan bahasa Jawa sehari-hari masyarakat Desa Panto, Desa Banymudal, dan Desa Bogoran menggunakan bahasa Jawa ngoko, tetapi pada keadaan dan waktu tertentu menggunakan bahasa Jawa krama. Bahasa Jawa yang digunakan Desa Panto Desa Banyumudal, dan Desa Bogoran memiliki perbedaan pelafalan masing-masing.  Ada beberapa kata yang berbeda yang menjadi ciri khas Desa Panto, Desa Banyumudal, dan Desa Bogoran. Kata Kunci: Dialek, Bahasa Jawa, Kecamatan Sapuran