Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

REKAYASA TABLET EFFERVESCENT DARI TOMAT DAN DAUN KELOR DENGAN PERBEDAAN RASIO ASAM DAN BASA Umar Hafidz Asy'ari Hasbullah; Finda Evita Marviana; Alpin Hidayatulloh; Tania Widiastuti
AGROINTEK Vol 16, No 1 (2022)
Publisher : Agroindustrial Technology, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrointek.v16i1.12002

Abstract

This study aimed to produce the best formulation in the manufacture of effervescent derived from tomatoes and Moringa leaves with different acid-base ratio treatments. Tomato and Moringa leaves were converted into powdered extracts to be formulated with citric acid, sodium bicarbonate, PVP, mannitol, and aspartame. The ratios of citric acid and sodium bicarbonate as treatments were 3:5, 4:5, and 5:5. The results showed that the formulation with an acid:base ratio (5:5) had the potential to be developed and refined before being commercialized. This formulation was chosen because it has the sensory profile with a sweet, slightly sour and fresh taste profile, the lowest Moringa leaf aroma, the color of the clear solution was slightly green and slightly orange. This formulation was made from a composition of 12.5% tomato extract powder, 7.5% Moringa leaf extract powder, 34% citric acid, 34% sodium bicarbonate, 7.5% mannitol, 3% PVP, and 1.5% aspartame. Tablet was carried out in a room with a temperature of 18℃ with a RH of 45-58%.
Produksi Nasi Instan Berbasis Diversifikasi Pangan Lokal Ubi Ungu Sebagai Pangan Darurat Fungsional Erwin Setiawan; Alpin Hidayatulloh; Tania Widiastuti
Journal of Food and Culinary Vol. 3 No. 2 [Desember 2020]
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jfc.v3i2.3922

Abstract

Konsumsi beras di Indonesia masih sangat tinggi karena mayoritas penduduk Indonesia mengkonsumsi beras sebagai makanan pokok, hal tersebut membuat Indonesia harus mengimpor beras dari luar negeri. Selain itu Indonesia juga menjadi negara yang rawan terjadi bencana alam, keterbatasan bahan pokok dan peralatan memasak menjadi penyebab utama kurangnya pemenuhan gizi saat bencana alam. Pemanfaatan bahan baku umbi lokal sebagai produk diversifikasi menjadi beras instan. Penyusunan artikel ilmiah ini bersifat paparan, yaitu dengan menjelaskan Produksi Nasi Instan Berbasis Diversifikasi Pangan Lokal Umbi Ungu Sebagai Pangan Darurat Fungsional. Metode perumusan masalah dengan cara mengumpulkan beberapa masalah yang timbul dari latar belakang serta disusun secara sistematik. Penyusunan perumusan masalah menggunakan metode analisa dengan objek beras analog dari ubi ungu sebagai nasi instan dan mencoba mengaitkan dengan potensi dalam pengembangan produk pangan darurat yang bersifat fungsional. Pengumpulan data merujuk beberapa literatur berupa jurnal penelitian, prosiding, dan buku referensi. Penulis melakukan metode analisis dan pemecahan masalah dengan beberapaa tahapan yaitu memahami konsep permasalahan dengan menemukan kata kunci, merumuskan masalah yang akan dibahas, mengumpulkan data melalui studi literatur, melakukan diskusi lanjutan, mengurai rumusan masalah dengan menggunakan kata kunci, serta menemukan solusi dan menarik kesimpulan. Tujuan artikel ilmiah ini untuk memaparkan terobosan untuk pembuatan nasi instan berbahan dasar umbi lokal sebagai pemenuhan gizi. Metode analisa dengan objek beras analog dari ubi ungu sebagai nasi instan dan mencoba mengaitkan dengan potensi dalam pengembangan produk pangan darurat yang bersifat fungsional. Dari hasil pemaparan dapat disimpulkan bahwa ubi ungu bisa dijadikan sebagai bahan baku nasi instan serta memilki zat gizi yang baik untuk pemenuhan gizi pada manusia
Antioxidant Potential of Tomato Extract and Moringa Leaf Extract Finda Evita Marviana; Alpin Hidayatulloh; Tania Widiastuti; Umar Hafidz Asy'ari Hasbullah
Journal of Food and Agricultural Product Vol 1, No 2 (2021): JFAP
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.352 KB) | DOI: 10.32585/jfap.v1i2.1852

Abstract

Tomatoes have bioactive components which are a source of antioxidants that can prevent damage to the body. In addition, Moringa leaves also contain bioactive compounds such as polyphenols, flavonoids, ascorbic acid, and isothiocyanates that can increase the body's immune response and inhibit the activation of carcinogenesis. The content of bioactive compounds contained in tomatoes is lycopene, beta carotene, phenol, vitamin C, flavonoids. Tomatoes are also rich in antioxidants. While Moringa leaves are rich in bioactive compounds and antioxidants. Bioactive compounds found in Moringa leaves are phenols, flavonoids, chlorophyll, saponins, vitamin C. Tomatoes play a role in health by reducing the risk of oxidative stress, cancer, cardiovascular, diabetes, reducing hypertension, a direct modulator of vascular resistance through its action as a vasodilator. Moringa leaves also have the potential as antihyperglycemic, so they can control blood sugar, antibacterial activity, fight colds and flu, increase and facilitate breast milk production, as well as antimalarials and antioxidants.