Otomasi perkakas dan instrumen adalah serangkaian transformasi mekanisme pekerjaan manusia dari manual menjadi berbasiskan komputerisasi. Tujuannya adalah efisiensi waktu kerja serta efektivitas pekerjaan dalam memenuhi produktivitas produksi agar dimungkinkan selalu tercapai. Dengan terciptanya transformasi pekerjaan manual menjadi otomasi berbasiskan otomatisasi, lebih khusus lagi dengan adanya dukungan sistem komputer, memunculkan teknik kontrol otomatik dalam menggantikan pekerjaan-pekerjaan yang semestinya bukan dilakukan oleh seorang manusia. Beberapa contoh yang menyangkut hal ini misalnya proteksi instrumen atau penggunaan perkakas, pencegahan kerusakan khususnya akibat kebakaran, atau dalam hal produktivitas penggunaan energi. Pada penelitian ini telah dilakukan implementasi teknik kontrol otomatik pada suatu tempat tinggal yang diformulasikan dalam bentuk maket rumah pintar terpadu. Modul-modul dalam rumah pintar merupakan hasil embedded dari berbagai modul kontrol otomatik yang dijalankan menggunakan modul sistem komputer. Cakupan pembahasan dan perancangan difokuskan pada: pintu-gerbang, otomasi lampu dan kipas secara kontrol-otomatik, deteksi dini kebakaran, dan otentikasi ruang yang diproteksi dari akses user yang tidak memiliki ijin-masuk. Pengujian dilakukan secara kuantitatif dengan pengamatan langsung terhadap hasil pembuatan setiap modul yang dikembangkan menggunakan teknik kontrol otomatik. Hasil penelitian menunjukkan proses embedded-system dari teknik kontrol otomatik yang dibangun pada berbagai modul kerja dapat memberikan keadaan signifikan dalam membantu pekerjaan dan menjaga dari situasi darurat.