Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MODEL ESTIMASI KARAKTERISTIK MODUL PHOTOVOLTAIC POLYCRYSTALLINE DAN MONOCRYSTALLINE 50 WP Rusman Sinaga; Marthen Dangu Elu Beily
Jurnal Ilmiah Flash Vol 5 No 1 (2019)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.593 KB) | DOI: 10.32511/flash.v5i1.627

Abstract

Rasio elektrifikasi di Kabupaten Kupang masih 60%. Rata-rata rumah tangga yang belum mendapatkan pasokan listrik berada di perdesaan terpencil yang sulit dijangkau oleh jaringan PLN. Alternatif yang paling baik dalam penyediaan sumber energi listrik di perdesaan Kabupaten Kupang yang belum terjangkau oleh jaringan PLN adalah menggunakan modul PV. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan efisiensi modul PV bahan monocrystalline dengan polycrystalline dan menemukan model estimasi karakteristik modul PV pada saat musim kemarau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi yaitu melakukan pengukuran variabel SR, S, ISC dan VOC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul PV monocrystalline lebih efisien dibandingkan dengan modul PV polycrystalline. Pada penggunaan modul PV monocrystalline, model estimasi persamaan regresi adalah Isc = 0.0009 SR + 1.9497 dan Voc = 28.02 - 0.2683 S. Pada penggunaan modul PV polycrystalline model estimasi persamaan regresi adalah Isc = 0.001 SR + 1.6649 dan Voc = 25.644 - 0.2196 S.
STUDI KELAYAKAN PRAKTEK PERANCANGAN INSTALASI MESIN LISTRIK PADA LABORATORIUM MESIN-MESIN LISTRIK POLITEKNIK NEGERI KUPANG Rusman Sinaga
Jurnal Ilmiah Flash Vol 4 No 1 (2018)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1203.489 KB) | DOI: 10.32511/flash.v4i1.209

Abstract

Studi kelayakan praktek perancangan instalasi mesin listrik pada Laboratorium Mesin Mesin Listrik Politeknik Negeri Kupang bertujuan untuk mengetahui kelayakan sarana dan prasarana Laboratorium Mesin Mesin Listrik khususnya tingkat kelayakan pemakaian sarana peralatan listrik untuk praktek perancangan instalasi mesin listrik. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif, observasional dan evaluatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pencapaian keseluruhan komponen baik sarana maupun prasarana yang digunakan dalam pelaksanaan praktek perancangan instalasi mesin listrik masih dalam kategori layak dengan tingkat pencapaian kelayakan maksimum 75, 52 %. Komponen penelitian yang paling rendah adalah peralatan utama dalam pelaksanaan praktek perancangan instalasi mesin listrik dengan tingkat pencapaian kelayakan 52, 33%. Komponen penelitian yang paling tinggi adalah prasarana ruang Laboratorium Mesin Mesin Listrik dengan tingkat pencapaian 87, 75%.
Dynamic System Modeling of Concentrated Electrical Energy Provision with Reducing CO2 Emissions in East Nusa Tenggara Rusman Sinaga; Frans Mangngi; Purnawarman Ginting
Frontier Energy System and Power Engineering Vol 5, No 2 (2023): July
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um049v5i2p41-49

Abstract

Electric Power Generation (EPG) sourced from Fossil Energy (FE) has triggered an increase in CO_2 emissions in the atmosphere resulting in global warming which has a systemic impact on climate change. Whatever form of mechanism to reduce the increase in earth's temperature must be implemented. One way is to use a Solar Water Pump (SWP). This research aims to determine the use of EPG in East Nusa Tenggara (ENT) and find the amount of CO_2 emissions that can be reduced using SWP. This research uses dynamic modeling methods. The research results show that the production of electrical energy sourced from FE until 2030 is 2.270.656 MWh (87.77%), while the production of electrical energy sourced from RE is 316.441 MWh (12.23% ). EPG sourced from FE in ENT results in CO_2 emissions at 22.603.641 tons. According to survey results, conversion of FEPWP to SWP can reduce CO_2 emissions at 424.942 tons.