Sara Aisyah Syafira
Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KARAKTERISTIK HUJAN DAN AWAN PENGHASIL CURAH HUJAN HARIAN TINGGI BERDASARKAN DATA MICRO RAIN RADAR (Studi Kasus : Wilayah Dramaga, Bogor) Sara Aisyah Syafira; Djazim Syaifullah; Findy Renggono
Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca Vol. 17 No. 1 (2016): June 2016
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jstmc.v17i1.535

Abstract

IntisariKejadian hujan di wilayah Bogor yang seringkali dikaitkan dengan kejadian banjir di wilayah Jakarta dan sekitarnya menjadi dasar pentingnya studi karakterisasi awan-awan penghasil curah hujan harian tinggi di wilayah Bogor tersebut. Suatu instrumen cuaca, yaitu micro rain radar (MRR),  merupakan instrumen yang cukup potensial dalam hal ini, tetapi belum banyak dimanfaatkan di daerah tropis, khususnya Indonesia. Dalam penelitian ini, dilakukan karakterisasi hujan dan awan-awan penghasil curah hujan harian tinggi di wilayah Dramaga, Bogor berdasarkan data MRR. Hasil analisis terhadap data MRR ini dengan cukup jelas memperlihatkan bahwa kejadian hujan dengan akumulasi curah hujan harian tinggi di daerah tersebut utamanya dihasilkan oleh awan-awan konvektif yang mencapai ketinggian puncak awan sekitar 4.5 km, dengan kejadian hujan berkisar pada siang, sore, dan malam hari.  AbstractRain events in Bogor area that are often associated with flood occurrences in Jakarta and surrounding areas become important basic of characterization studies of clouds producing high daily rainfall in the Bogor area. A weather instrument, namely micro rain radar (MRR), is an instrument that is considerable potential in this regard, but has not been widely used in tropics, especially Indonesia. In this study, characterization of rain and clouds producing high daily rainfall in Dramaga, Bogor based on MRR data were conducted. Analysis results of the MRR data quite clearly show that occurrences of rain with high daily rainfall accumulation in the area were mainly produced by convective clouds which reached a height of cloud tops about 4.5 km, with rain events happened generally at afternoon, evening, and night. 
PERBANDINGAN PROFIL HUJAN VERTIKAL RADAR CUACA DENGAN MICRO RAIN RADAR SELAMA KEJADIAN HUJAN SEDANG (Studi Kasus : Intensive Observation Period 2016) Sunu Tikno; Rino Bahtiar Yahya; Sara Aisyah Syafira
Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca Vol. 17 No. 2 (2016): December 2016
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jstmc.v17i2.536

Abstract

IntisariMicro Rain Radar (MRR) merupakan suatu instrumen pengamatan hujan, yang beroperasi secara vertikal. Sementara itu, radar cuaca WR-2100 biasa digunakan untuk membuat suatu profil yang berupa cakupan area.  Akan tetapi, dengan pengolahan lebih lanjut, data suatu radar cuaca seperti radar cuaca WR-2100 tersebut juga dapat digunakan untuk menampilkan profil vertikal salah satu parameternya di suatu lokasi tertentu. Penelitian kali ini membandingkan profil vertikal hujan di Dramaga, Bogor berdasarkan nilai rain rate nya yang diperoleh dari MRR yang beroperasi secara langsung di lokasi tersebut dengan profil serupa yang diperoleh dari radar cuaca WR-2100 yang beroperasi di lokasi berbeda, yaitu di Serpong, Tangerang Selatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kedua instrumen tersebut mendeteksi adanya nilai rain rate pada waktu-waktu yang bersamaan, namun dengan nilai yang lebih tinggi oleh radar cuaca WR-2100 untuk lapisan-lapisan yang lebih tinggi, yang terutama diduga karena atenuasi yang lebih besar dan signifikan yang terjadi pada proses pengukuran oleh MRR untuk lapisan-lapisan yang lebih tinggi pada saat kejadian-kejadian hujan sedang.  AbstractMicro Rain Radar (MRR) is an instrument to observe precipitation, especially rainfall, that operate vertically. Besides, a weather radar, WR-2100, is an instrument making profile in an area scope. By doing further processing, data of weather radar WR-2100 can be used to show vertical profile of a certain parameter in a certain location. This study compared vertical profile of rain rate at Dramaga, Bogor, based on data of MRR operated in same location with that based on data of weather radar WR-2100 operated in different location, which is Serpong, Tangerang Selatan. Results of the study showed that both instruments detected rain rate values on same times, while the values are higher at higher altitudes for weather radar WR-2100 than for MRR due to higher and more significant attenuation happened in MRR operation at higher altitude in moderate rainfall events.Â