Prio Utomo
Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perilaku Sosial Masyarakat Bengkulu terhadap Penggunaan Media Sosial sebagai Diseminasi Informasi, Bimbingan Pribadi-Sosial dan Deradikalisasi Zubaedi Zubaedi; Prio Utomo; Ahmad Abas Musofa
Indonesian Journal of Community Services Vol 3, No 2 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.3.2.193-202

Abstract

Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini untuk memotret perilaku sosial masyarakat Bengkulu terhadap penggunaan media sosial sebagai diseminasi informasi, bimbingan pribadi-sosial dan deradikasisasi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada tahun 2020 di provinsi Bengkulu. Sampel berjumlah 400 responden. Pengumpulan data menggunakan skema mobile survey, melalui proses deep interview dan kuisioner via mobile. Analisis data menggunakan aplikasi survey (alvara-analytic). Hasil kegiatan pengabdian diperoleh temuan (1) Masyarakat melek digital, potret sikap dan perilaku masyarakat menunjukkan bahwa mereka aktif menggunakan media sosial sebagai sarana berbagi informasi melalui pemanfaatan fitur-fitur yang ada untuk menyebarkan informasi; (2) Penggunaan dan diseminasi media sosial efektif dapat membimbing masyarakat (pribadi-sosial) terhadap pembentukan sikap dan perilaku dalam cegah tangkal paham radikalisme. Kegiatan pengabdian diperoleh kesimpulan indeks potensi radikalisme di Provinsi Bengkulu pada tahun 2020 berada dalam kategori rendah, hal ini menandai bahwa masyarakat mampu dengan baik menggunakan media sosial sebagai deradikalisasi. The purpose of this community service is to photograph the social behavior of the Bengkulu people towards the use of social media as information dissemination, personal-social guidance and deradicalization. This service activity was carried out in 2020 in Bengkulu province. The research sample amounted to 400 respondents. Data collection uses a mobile survey scheme, through a deep interview process and questionnaires via mobile. Data analysis using survey application (alvara-analytic). The results of the service activities obtained findings: (1) Digital literacy communities, portraits of people's attitudes and behavior indicate that they are actively using social media as a means of sharing information through the use of existing features to disseminate information; (2) The effective use and dissemination of social media can guide the community (personal-social) towards the formation of attitudes and behavior in preventing radicalism. The service activities concluded that the index of potential for radicalism in Bengkulu Province in 2020 was in the low category, this indicates that the community is able to properly use social media as deradicalization.
Nilai Kerja dalam Pendekatan Tasawuf dan Pengaruhnya Sebagai Bimbingan Pribadi-Sosial Terhadap Pembentukan Karakter Masyarakat Modern Zubaedi Zubaedi; Prio Utomo
Altifani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Vol. 1 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.664 KB) | DOI: 10.32939/altifani.v1i2.912

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dampak krisis spiritual masyarakat modern telah mengarahkan masyarakat pada dunia materialistik, hedonistik, totaliteristik dan cenderung mengabaikan dunia spiritual. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap nilai kerja dalam pendekatan tasawuf dan pengaruhnya sebagai bimbingan pribadi-soaial terhadap pembentukan karakter masyarakat modern. Pendekatan penelitian menggunakan studi fenomenologis. Penelitian dilaksanakan dilaksanakan pada tahun 2020. Subjek penelitian ini adalah masyarakat yang terhimpun didalam Majelis Zikir Abdul Khalik Fajduani di Surau Mambaul Ulum kota Bengkulu. Metode penggumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan analsis isi. Hasil dan temuan menunjukkan penanaman pendidikan karakter melalui praktek tasawuf di Surau Mambaul Ulum terlihat dari amalan Zikir yang dipraktekkan melalui tujuh prinsip hidup, meliputi: (1) menjaga kemurnian akidah tauhid dan melaksanakan syariat; (2) bersyukur, bersuka cita dan tidak mengeluh; (3) rendah hati, sederhana, jujur apa adanya, memaafkan dan tidak marah; (4) berpikir positif, berprasangka baik dan tidak bergunjing; (5) berbuat baik, mengubah dan respek; (6) berempati dan memberi solusi, bukan mengkritik atau mencela; (7) patuh kepada pimpinan dan menaati peraturan. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan terdapat nilai-nilai karakter yang tertanam melalui praktik tasawuf (tarekat) yaitu taubat, sabar, kefakiran, berserah diri, taqwa, tawakkal, mahabbah (cinta), makrifat dan ridha (kerelaan).