Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Neologi Istilah Politik Dalam Bahasa Arab Modern Kajian Morfologi Nurul Aini
Arabiyatuna: Jurnal Bahasa Arab Vol 2, No 2 December (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.502 KB) | DOI: 10.29240/jba.v2i2.488

Abstract

This study aims to determine the forms and rules of formation of political terms in Arabic language examined from the morphological aspects. This type of research is literature research. Data collection using direct observation method. Data analysis using top down method of distribution technique and data presentation using informal method. The results of this study show the form of political terms in Arabic consists of the form of words and phrases. The word form consists of nouns and verbs, either in the basic form of the word or affixation. The form of phrase consists of tarkib idhafi, verbal phrases, nominal phrases, jarr majrur and tarkib wasfi. The rule formation of Arabic political terms viewed from the morphological aspect consists of: a) the derivation of masdar, isim fā'il, isim maf'ūl, isim makān b) absorption, c) translation.
Social Habitus of Domestic Workers’ Family: The Influence of Remittance to Domestic Workers’ Family Nurul Aini
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 13, No 3 (2010): MARET (Dinamika Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.702 KB) | DOI: 10.22146/jsp.10954

Abstract

Teori klasik tentang migrasi secara umum menunjukkan bahwa faktor migrasi yang paling utama adalah alasan ekonomi. Kemiskinan, kurangnya sumber daya manusia dan alam, dan tingkat pendidikan adalah alasan yang membuat orang memutuskan untuk meninggalkan desa untuk bermigrasi ke kota. Teori tentang push-pull menunjukkan bahwa pedesaan kurang menarik, berlawanan dengan perkotaan yang memiliki fasilitas dan peluang jaringan yang terbuka secara luas. Di sisi lain, faktor pendorong migrasi perkotaan tidak hanya dipicu oleh faktor-faktor ekonomi. Faktor nonekonomi, seperti ide-ide, nilai, dan habitus yang diperkenalkan oleh pendatang telah membuat keputusan bermigrasi, sebagai kesempatan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, telah meningkat di kalangan penduduk pedesaan.
Middle Class Chinese Indonesians in Solo: In Search of New Identity in Post-Suharto’s New Order Nurul Aini
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 13, No 1 (2009): JULI (Konflik dan Perdamaian)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.822 KB) | DOI: 10.22146/jsp.10969

Abstract

Paper ini membahas tentang kelompok kelas menengah Tionghoa Indonesia di Kota Solo Propinsi Jawa Tengah. Berbasis penelitian etnografis, tulisan ini menggali bagaimana kelas menengah Tionghoa Indonesia meredefinisi peran dan identitas mereka. Dengan mengambil tiga aspek sosial, yaitu ekonomi, pendidikan, dan agama, tulisan ini mencoba melihat dinamika sosial masyarakat etnis Tionghoa pada rezim Suharto dan sesudah reformasi.