Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Dosis Pupuk Kandang dan Pupuk Urea Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L) di Desa Batuboy Kecamatan Namlea Kabupaten Buru Said AR. Assagaf
JURNAL BIOSAINSTEK Vol 1 No 01 (2019): Juli 2019
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v1i01.322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Dosis mana yang terbaik dari pemberian Pupuk Kandang dan Urea terhadap hasil Tumbuh Tanaman Buncis (Phaseolus Vulgaris L). Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial yang terdiri dari dua faktor, yaitu Pupuk Kandang (K) terdiri dari : K0 = Kontrol (tanpa perlakuan), K1 = 10 ton/Ha setara dengan 3 kg/bedeng, K2 = 20 ton/Ha setara dengan 6 kg/bedeng dan Pupuk Urea (U) terdiri dari : U0 = Kontrol (tanpan perlakuan), U1 = 200 kg/Ha setara dengan 0,06 g/bedeng , U2 = 400 kg/Ha setara dengan 0,12 g/bedeng dengan ulangi sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 27 unit percobaan. Setiap percobaan ditentukan 10 tanaman sampel yang diambil secara acak. Hasil penelitian di dapat bahwa pemberian pupuk kandang sapi (organik) 10 ton/Ha setara dengan 3 kg/bedeng dan 20 ton/Ha setara dengan 6 kg/bedeng memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis, pupuk Urea (anorganik) 200 kg/Ha setara dengan 0,06 kg/bedeng dan 400 kg/Ha setara dengan 0,12 kg/bedeng memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis dan interaksi antara pemberian pupuk kandang sapi (organik) 10 ton/Ha setara dengan 3 kg/bedeng dan pupuk Urea (anorganik) 200 kg/Ha setara dengan 0,06 kg/bedeng memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis.
Pengaruh Pemberian Mulsa Alang-Alang dan Pupuk NPK Phonska Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum) Said AR. Assagaf
JURNAL BIOSAINSTEK Vol 2 No 01 (2020): Januari 2020
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v2i01.323

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus – November 2019 di Desa Namlea, dengan tujuan untuk mengetahui pemberian musa alang-alang serta NPK Phonska berbagai takaran agar menghasilkan Hasil terbaik dari Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari dua faktor yaitu faktor pemberian Mmulsa alang-alang dan faktor pemberian pupuk NPK ponska. Faktor pertama adalah mulsa (M) yang terdiri atas 3 taraf perlakuan yaitu M0 = Tanpa mulsa, M1 = Dengan ketebalan 2 cm, M2 = Dengan ketebalan 4 cm. Faktor kedua adalah pupuk Npk ponska (P) yang terdiri atas 4 taraf perlakuan yakni P0 = tanpa pupuk Npk (control), P1 = 200 Kg /Ha setara dengan 5 Gram/Tanaman, P2 = 300 Kg/Hasetara dengan 7,5 Garam/Tanaman. Hasil Penelitian di dapat bahwa pada pemberian mulsa alang dengan ketebalan 4 cm perpetak bepengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat. Pada Pemberian pupuk NPK Phonska dengan dosis 300 Kg/Ha setara dengan 7,5 Gram/Tanamanberpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat. Interaksi antara mulsa alang dengan ketebalan 4 cm perpetak dan pupuk NPK Phonska dengan dosis P2 = 300 Kg/Ha setara dengan 7,5 Gram/Tanaman berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK NPK MUTIARA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG (Zea Mayz L.) DI DESA BATU BOY KEC. NAMLEA KAB. BURU Said AR. Assagaf
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.273 KB) | DOI: 10.29239/j.agrikan.10.1.72-78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pemberian Pupuk NPK Mutiara berbagai takaran pada Pertumbuhan Jagung ( Zea Mayz. L). Penelitian ini dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok ( RAK ) satu faktor, dosis NPK Mutira yang terdiri dari 6 taraf perlakuan, yaitu P0 =  Kontrol (tanpa perlakuan), P1 =100 Kg/ha setara 60 g/petak, P2 = 150 Kg/ha setara 90 g/petak, P3 = 200 Kg/ha setara 120 g/petak, P4 = 250 Kg/ha setara 150 g/petak, P5 = 300 Kg/ha setara 180 g/petak. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian NPK Mutiara 180 gram/petak memberikan nilai rata-rata tertinggi pada pengamatan tanaman tinggi tanaman 192,72 cm jumlah daun 15,65 helai panjang tongkol tanpa klobot 17,16 cm diameter tongkol tanpa klobot 3,46 cm bobot 100 biji 33,42 gram serta produksi biji kering 6,03 (ton/ha).
PENGARUH SISTEM JARAK TANAM DAN PEMBERIAN EM-4 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN CABAI RAWIT (Carpsicumfrutescens L.) Said AR. Assagaf
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 10, No 2 (2017): Edisi Perdana Publikasi Online
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (819.453 KB) | DOI: 10.29239/j.agrikan.10.2.65-79

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Karang Jaya, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, berlangsung dari bulan Nopember 2016 sampai Februari 2017. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jarak tanam  dan EM-4 terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman cabai rawit (capsicum frutescens). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial yang terdiri atas 2 faktor. Adapun faktor pertama adalah Jarak Tanam (J) terdiri dari 3 taraf, yaitu J1 (40 cm x 60 cm), J2 (50 cm x 60 cm), J3 (60 cm x 60 cm) . Faktor kedua adalah EM-4 (E) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu E0 (Kontrol), E1 (150 L/ha) dan E2 (300 L/ha), diperoleh 9 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan sehingga terdapat 27 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  kombinasi perlakuan jarak tanam 60 cm x 60 cm  dan  EM-4 konsentrasi 300 L/ha  (J3E2) lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya, ini dapat dilihat pada produksi berat buah per petak yaitu 6,64 kg.
Pengaruh pemberian pupuk NPK Mutiara terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung (Zea mayz L.) di Desa Batu Boy Kec. Namlea Kab. Buru Said AR. Assagaf
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.10.1.72-78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pemberian Pupuk NPK Mutiara berbagai takaran pada Pertumbuhan Jagung ( Zea mayz. L). Penelitian ini dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok ( RAK ) satu faktor, dosis NPK Mutira yang terdiri dari 6 taraf perlakuan, yaitu P0 =  Kontrol (tanpa perlakuan), P1 =100 Kg/ha setara 60 g/petak, P2 = 150 Kg/ha setara 90 g/petak, P3 = 200 Kg/ha setara 120 g/petak, P4 = 250 Kg/ha setara 150 g/petak, P5 = 300 Kg/ha setara 180 g/petak. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian NPK Mutiara 180 gram/petak memberikan nilai rata-rata tertinggi pada pengamatan tanaman tinggi tanaman 192,72 cm jumlah daun 15,65 helai panjang tongkol tanpa klobot 17,16 cm diameter tongkol tanpa klobot 3,46 cm bobot 100 biji 33,42 gram serta produksi biji kering 6,03 (ton/ha).