Ahmad Gawdy Prananosa
STKIP PGRI Lubuklinggau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGGUNAAN MEDIA ANIMASI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS HURUF HIJAIYAH SISWA KELAS 1 SD NEGERI 1 NOMAN KECAMATAN RUPIT KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA Ahmad Gawdy Prananosa
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.066 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peningkatan kemampuan membaca dan menulis huruf hijaiyah dengan menggunakan media animasi siswa kelas 1 SD Negeri 1 Noman Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dimulai dengan menghitung skor nilai rata-rata, menghitung persentase keberhasilan, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penguasaan siswa dalam membaca dan menulis huruf hijaiyah sebelum dan sesudah penerapan media animasi, mengalami peningkatan secara signifikan. Hal ini dapat dilihat dari perolehan persentase ketuntatasan belajar yang mencapai nilai 75 sebelum penerapan Media Animasi skor penguasaan siswa terhadap membaca dan menulis huruf hijaiyah hanya mencapai 60%, pada siklus I meningkat mencapai 87%, siklus II 96% dan pada siklus III meningkat menjadi 100%.
MODEL MANAJEMEN SEKOLAH BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT UNTUK MEMENUHI STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) SARANA DAN PRASARANA DI SMP HIDAYATULLAH KOTA BENGKULU Ahmad Gawdy Prananosa
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 8 No 1 (2014): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.388 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji model manajemen sekolah berbasis partisipasi masyarakat dalam memenuhi layanan minimal sarana dan prasarana sekolah. Penelitian ini terdiri dari tiga siklus. Setiap siklus meliputi kegitana, merencanakan, melakukan tindakan, pengawasan dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya model manajemen sekolah berbasis potensi (ide, tenaga, dan pemikiran) masyarakat dapat meningkatkan keterpenuhan standar pelayanan minimal sarana dan prasarana hal ini dapat dilihat dari persentase rata-rata pada penerapan siklus III, menunjukkan hasil yang maksimal yaitu 83% sarana dan prasarana telah terpenuhi dan sudah mencapai indikator yang telah ditetapkan