Achmad Fahruddin Syah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI ADAPTASI MASYARAKAT PESISIR BANGKALAN TERHADAP DAMPAK BANJIR ROB AKIBAT PERUBAHAN IKLIM Achmad Fahruddin Syah
Jurnal Kelautan Vol 5, No 1: April (2012)
Publisher : Department of Marine Sciences, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jk.v5i1.931

Abstract

Perubahan iklim berpotensi memberikan dampak pada berbagat aspek kehidupan. Fenomena ini ditunjukkan dengan adanya pencairan es di kutub dan kenaikan perniukaan air laut. Salah satu dampak yang ditimbulkan oleh kenaikan permukaan air laut adalah banjir di wilayah pesisir atau yang dikenal dalam istilah Indonesia sebagai rob. Dibutuhkan suatu upaya adaptasi sebagai bentuk tindakan responsif yang dilakukan untuk meminimalisir dan mengantisipasi dampak yang diterima. Oleh sebab itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji upaya adaptasi masyarakat melalui pendekatan lingkungan Kabupaten Bangkalan merupakan salah satu kabupaten yang sebagian besar wilayahnya terletak di wilayah pesisir dan juga mengalami rob. Oleh karena itu masyarakat Bangkalan melakukan berbagai macam upaya adaptasi misalnya dengan dibangunnya revetment berupa tembok yang sebagian dari konstruksi batu bertumpuk dan ada juga dengan meninggikan lantai rumah guna menghindari masuknya air laut ke dalam rumah.Kata kunci: perubahan iklim, banjir rob, adaptasi
STUDI KOMUNITAS FITOPLANKTON DI PESISIR KENJERAN SURABAYA SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS PERAIRAN Lutfia Hariyati; Achmad Fahruddin Syah; Haryo Triajie
Jurnal Kelautan Vol 3, No 2: Oktober (2010)
Publisher : Department of Marine Sciences, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jk.v3i2.921

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman dan dominansi fitoplankton serta hubungan tingkat pencemaran dengan fase saprobitas di pesisir Kenjeran Surabaya. Pengamatan dilakukan 3 kali pengulangan setiap 1 minggu. Lokasi pengambilan sampel dilakukan tegak lurus garis pantai yang terdiri atas 3 stasiun. Setiap stasiun ada 3 titik• Metode pelaksanaan Praktek Kerja Lapang menggunakan metode observasi. Hasil analisa menunjukkan bahwa nilai kelirnpahan fitoplankton pada stasiun 1 = 917 ind/l, pada stasiun 2 = 558 ind/l dan pada stasiun 3 = 361 ind/l. Indeks keanekaragaman (H') fitoplankton di lokasi penelitian mempunyai nilai berkisar antara 2,1644 — 2,3445 dengan kategori tingkat keanekaragaman sedang, indeks keseragaman (E) rnempunyai nilal berkisar antara 0,5377 — 0,5993 dengan kategori tingkat keseragaman sedang, indeks dominansi (D) mempunyai nilai berkisar antara 0,2516 — 0,2969 dengan kategori tingkat dominansi rendah atau tidak ada spesies yang mendominasi, dan nilal indeks saprobik di lokasi penelitian berkisar antara 1,3 — 1.9 menunjukkan kategori tingkat pencemaran ringan dengan fase 13-meso/oligosaprobik dan sangat ringan dengan fase oligo/13-mesosaprobik.Kata kunci : Kelimpahan, Struktur Komunitas, Fitoplankton, dan Fase Saprobitas