Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Maksimalisasi Constraint pada Sistem Manajemen Basisdata Relasional Nahrun Hartono; Erfina Erfina
Jurnal INSYPRO (Information System and Processing) Vol 5 No 1 (2020)
Publisher : Prodi Sistem Informasi UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.696 KB) | DOI: 10.24252/insypro.v5i1.15506

Abstract

Basisdata adalah komponen penting dari sebuah aplikasi, basisdata menjadi wadah untuk menyimpan data transaksi pengguna dengan sistem, yang berarti basisdata merupakan sumber informasi. Basisdata yang baik tentu akan mempengaruhi sistem, terutama dalam menyajikan informasi bagi pengguna. Sistem informasi yang baik adalah sistem informasi yang memberikan informasi yang berkualitas. Informasi yang berkualitas tentu ditunjang dengan data data yang berkualitas. Data data yang berkualitas dihasilkan dari struktur basisdata yang berkualitas. Basisdata dapat dirancang sedemikian rupa agar memenuhi kebutuhan pengguna, termasuk dalam hal penginputan data. Pembatasan penginputan data bisa saja dilakukan pada level bahasa pemrograman, namun dalam penelitian ini yang dilakukan adalah melakukan pembatasan penginputan pada level basisdata. Constraint merupakan aturan yang ditetapkan saat mendesain basisdata, sehingga pengguna akan dipaksa memasukkan data yang benar yang sesuai dengan aturan bisnis yang ditetapkan. Pada penelitian ini yang dilakukan adalah membuat sekenario pembatasan penginputan data dengan menetapkan aturan data pada setiap kolom. Setelah itu dilakukan penambahan data yang tidak sesuai dengan aturan data untuk mengetahui apakah constraint pada kolom tersebut telah sesuai dengan aturan data. Pada penelitian ini digunakan 2 tabel yaitu tabel mahasiswa yang memiliki 6 kolom dan tabel matakuliah yang memiliki 3 kolom, setiap kolom menggunakan constraint yang mengikuti aturan data. Hasil pengujian dari masing masing kolom menunjukkan bahwa setiap constraint yang digunakan telah sesuai dengan aturan data yang telah ditetapkan.
SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN PENERIMAAN RETRIBUSI PADA DINAS PERMUKIMAN DAN KEBERSIHAN MENGGUNAKAN ALGORITMA NAÏVE BAYES Nahrun Hartono; Asrul Azhari Muin; Erfina Erfina
Jurnal INSYPRO (Information System and Processing) Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Prodi Sistem Informasi UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.883 KB) | DOI: 10.24252/insypro.v5i2.19410

Abstract

Dinas Pemukiman Dan Kebersihan Kabupaten Pangkep bertugas menjaga kebersihan dan kenyamanan Kabupaten Pangkep sehingga kota Pangkep menjadi kota yang bersih dan indah. Tugas dan tanggung jawab ada pada Dinas Pemukiman Dan Kebersihan untuk bersama-sama warganya menjaga kota Pangkep supaya tetap bersih dan indah.Sampah yang dihasilkan oleh masyarakat bisa menghasilkan retribusi terhadap Kabupaten pangkep yang nantinya di kelola menjadi APBD Kabupaten Pangkep setiap tahunnya, selama ini Dinas Pemukiman dan Kebersihan Kabupaten Pangkep dalam mengambil retribusi sampah masih digunakan cara-cara tradisional dengan menggunakan Sistem Semikomputer atau manual.Sehingga penerimaan retribusi sampah rawan di selewengkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab maka dari itu penulis mencoba membuat suatu Sistem yang nantinya penerimaan retribusi sampah bisa dikontrol oleh admin. Dengan sistem komputerisasi menggunakan program aplikasi visual basic dan menggunakan algoritma Naïve Bayes dengan akurasi 77, 50 % Dimana nantinya pegawai yang bertugas mengangkut sampah dari rumah tangga, restoran, rumah sakit dan pasar sesuai dengan biaya yang sudah ditentukan oleh masyarakat dan pemerintah dalam hal ini Dinas Pemukiman dan Kebersihan Kabupaten Pangkep. Pegawai yang bertugas akan membagikan karcis ke setiap rumah tangga, restoran, rumah sakit dan pasar setiap harinya sehingga berapa karcis yang dibawa oleh pegawai nantinya akan di hitung karcis yang tinggal dikali dengan harga karcis berdasarkan warna karcisnya yang sudah ditetapkan oleh Dinas Pemukiman dan Kebersihan Kabupaten Pangkep.
Comparison of Stored Procedures on Relational Database Management System Nahrun Hartono; Erfina Erfina
Tech-E Vol 4 No 2 (2021): Tech-E
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi-Universitas Buddhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/te.v4i2.529

Abstract

Store procedure is a group of query stored in database catalogue which allows it to be recalled. Insert, update and delete data could performed using store procedure. Stored procedure is an alternative to optimize query performance and also to reduce security gap at interface level of a system. This research provides an overview implementation of stored procedure insert, update and deleting in two DBMS, MariaDB and PostgreSQL. Software developers prefer MariaDB and PostgreSQL because it is open-source, which means free. This research is an experimental research and descriptive analysis. This research data uses student data with amount of data 25000, 15000 and 5000 data. Research result show PostgreSQL require less processing time than MariaDB. Results of this research can used as a reference to design application programs which sometimes choose a DBMS is not a concern of developer.
Sistem Informasi Registrasi Pelanggan FTTH pada PT Julia Multimedia Nusantara Menggunakan Metode Haversine: Sistem Informasi Registrasi Pelanggan FFTH pada PT. Julia Multimedia Nusantara Menggunakan Metode Haversine Reza Maulana; Erfina Hisan; Haerul Azwar Herul
Jurnal INSYPRO (Information System and Processing) Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Prodi Sistem Informasi UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/insypro.v7i2.31074

Abstract

PT Julia Multimedia Nusantara is one of the companies engaged in information and telecommunications which is located at Jalan Mapala Raya, Makassar, South Sulawesi. The services provided by PT JMN are ISP (Internet Service Provider) network infrastructure services, cable television services, CCTV installation services and smart home systems. Then over time PT JMN was able to expand its business by building a separate ISP (Internet Service Provider) network, which was named Julia-Net. Julia-Net has several services, one of which is the FTTH (Fiber to the home) service which is the latest service in the company. FTTH is a fiber optic network where the conversion point is at the customer's house. The problems faced by PT JMN are whether to register new customers and find the coordinates of the ODP (Optical Distribution Point) location. Employees are still doing manual processes starting from recording customers and finding ODP (Optical Distribution Point) location points with direct surveys to the field. Keywords: FTTH customer registration information system