Rita Mutia
Magister Kesehatan Masyarakat, Pascasarjana, Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh, Aceh, 23245

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Faktor Kepatuhan Tenaga Medis Puskesmas dalam Penulisan Resep Obat Berbasis Formularium Nasional di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar Rita Mutia; Ede Surya Darmawan; Asnawi Abdullah
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v4i2.641

Abstract

Latar Belakang: Formularium obat merupakan pedoman penggunaan obat secara rasional yang diresepkan kepada pasien. Namun faktanya masih ada obat yang tidak sesuai dengan stadar formularium nasional (fornas) dalam resep obat yang diberikan oleh dokter kepada pasien. Di Kabupaten Aceh Besar penggunaan obat di luar fornas sebanyak 80% artinya masih tingginya pemakaian obat di luar fornas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kepatuhan dokter puskesmas dalam penulisan resep obat berbasis formularium nasional. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga medis puskesmas (dokter umum dan dokter gigi) sebanyak 87 orang. Sampel yang digunakan adalah total sampling dan sampel resep sebanyak 870 resep. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner melalui wawancara. Hasil: Ada hubungan antara Pengetahuan (P = 0,028), Informasi (P = 0,0001), dan Beban Kerja (P = 0,005) dengan Kepatuhan Dokter dalam penulisan resep obat berbasis fornas. Berdasarkan analisis multivariat diperoleh hasil bahwa Informasi merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap Kepatuhan Dokter dalam penulisan resep obat berbasis fornas (P = 0,0001 dan OR: 9,20). Kesimpulan: Kepada kepala puskesmas agar berupaya meningkatkan kepatuhan tenaga medis dalam penulisan resep obat sesuai formularium dan mengadakan evaluasi terhadap penulisan resep sesuai dengan formularium atau tidak.