Feri Wijayanto
Jurusan Teknik Informatika, FTI, Universitas Islam Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

CLUSTERING BASED EVALUATION ON ELEMENTARY SCHOOL EDUCATIONAL SERVICE EQUALITY Feri Wijayanto
Teknoin Vol. 22 No. 2 (2016)
Publisher : Faculty of Industrial Technology Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/teknoin.vol22.iss2.art8

Abstract

Dengan lebih dari 200 juta penduduk, Indonesia memiliki potensi besar dalam sumber daya manusia, namun pendidikan masih menjadi polemik di negeri ini. Ketimpangan pelayanan pendidikan adalah salah satu dari banyak masalah yang menjadi polemik antar wilayah. Dalam banyak kesempatan, banyak yang mengatakan bahwa Pulau Jawa memiliki infrastruktur yang jauh lebih baik daripada pulau-pulau yang lain. Hal tersebut terkait dengan fakta bahwa ibukota Indonesia berada di Pulau Jawa. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adakah keterkaitan antara kualitas pelayanan pendidikan dan jarak dari ibukota negara ke daerah. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode clustering untuk melihat kesamaan kualitas pendidikan di 33 provinsi di Indonesia. Dari clustering yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa jarak ke ibukota hampir tidak berpengaruh pada kualitas pelayanan pendidikan di daerah tertentu dan diyakini bahwa kualitas pendidikan adalah fungsi yang tergantung pada variabel yang lebih kompleks.
PERANCANGAN ALGORITMA KEMUNCULAN PELANGGAN JAMU GENDONG (STUDI KASUS : PADA GAME SIMULASI PERACIKAN JAMU TRADISIONAL JAWA) Feri Wijayanto
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2010
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berangkat dari fenomena “Game Simulasi Peracikan Jamu Tradisional Jawa Dengan Kajian PendekatanKarakteristik Budaya Masyarakat Jawa”, ingin dikaji seberapa jauh jamu diterima dalam masyarakat, danselanjutnya menggunakan data tersebut di dalam algoritma yang akan mengatur kemunculan pelanggan jamudalam permainan. Algoritma yang dibangun didasarkan pada pada pola rutinitas masyarakat, dalam hal inipekerjaan, sesuai dengan hak-hak dan kewajiban karyawan yang diatus dalam peraturan perundangan yangberlaku, serta pada prosentase konsumen jamu di masyarakat.Kata Kunci: game jamu, perilaku pelanggan, tingkat konsumsi jamu, algoritma kemunculan calon pelanggan,kemunculan calon pelanggan.
SISTEM MANAJEMEN KEGIATAN ASISTEN LABORATORIUM SIRKEL (SIMATORI) Aulia Dian Perdana; Arpa Adi Tyawan; Astrid Retno Adiningsih; Feri Wijayanto
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laboratorium Sistem Informasi dan Rekayasa Perangkat Lunak (SIRKEL) merupakan tempat pembelajaranmahasiswa Jurusan Teknik Informatika Universitas Islam Indonesia untuk mempraktekkan teori yang diterima diruang kuliah. SIRKEL mengampu 2 mata praktikum yang kelola oleh kepala laboratorium dibantu oleh asistenpengajar. Beberapa kegiatan yang terlaksana di laboratorium SIRKEL berjalan sesuai agenda kerja yang telahditetapkan pada awal semester. Asisten pengajar dituntut berperan aktif untuk mengasilkan karya implementatifseputar teknologi informasi. Demi mewujudkan hal itu, asisten memiliki kemampuan untuk menuangkan ide dangagasan tertulis agar terdokumentasi dengan baik. Pada penelitian ini dirancang sebuah sistem untuk mengelolakegiatan yang dilakukan asisten, merekam ide kreatif asisten seperti gagasan asisten serta penugasan kegiatan padaasisten. SIMATORI mampu merekam ide dan gagasan personal setiap asisten secara digital untukdiimplementasikan secara utuh kedalam sebuah karya tulis maupun prototype perangkat lunak. Selain itu,SIMATORI juga memiliki manajemen kegiatan untuk memantau penugasan kegiatan yang telah diberikan kepadaasisten. Manajemen kegiatan menyediakan akses untuk kepala laboratorium, manager dan koordinator untukmengelola sumber daya laboratorium dengan memberikan penugasan kepada asisten.
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN REKRUTMEN ASISTEN LABORATORIUM Fuad Indra Setiawan; Astrid Retno Adiningsih; Widi Widayat; Feri Wijayanto
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2012
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pengelolaan nilai hasil seleksi asisten laboratorium Jurusan Teknik informatika UII selama ini masih dilakukan secara manual, sehingga masih banyak membutuhkan tenaga terutama untuk mengkompilasi data nilai hasil seleksi. Oleh sebab itu dirasa perlu untuk mengembangkan suatu Sistem Informasi Manajemen Rekruitmen Calon Asisten Laboratorium Informatika Terpadu yang mampu mengelola pendaftaran, penilaian pada setiap tahap proses seleksi dan nilai akhir hasil rekruitmen menjadi lebih baik dan terstruktur. Metode penelitian yang dipakai adalah metode waterfall, yang bertujuan untuk mengembangkan metode kerja yang efektif sesuai dengan tahapan-tahapan yang dibutuhkan. Dan sistem yang dikembangkan adalah sistem yang dapat mengompilasi nilai akhir dengan mempertimbangkan nilai pada setiap tahap proses seleksi serta berbasis pada konfigurasi pembobotan nilai di setiap tahap seleksi.
Aplikasi Sistem Penjadwalan Praktikum dengan Metode Bipartite Graphs (Studi Kasus : Laboratorium Terpadu Teknik Informatika UII) A’mal Sholihan; Nielsa Maulida; Hendika Andra Saputra; Feri Wijayanto
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2013
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penjadwalan merupakan permasalahan yang selalu dihadapi sebelum kegiatan belajar-mengajar dimulai. Untuk memperoleh jadwal yang optimal, setiap kelas diampu oleh sejumlah asisten sesuai kebutuhannya dan setiap asisten mengajar sesuai kuota mengjar yang dimiliki masing-masing asisten. Di penelitian kali ini kami mengambil metode bipartite graph untuk memilih asisten dan kelas yang sesuai. Metode ini mengubah permasalah kali ini menjadi sebuah graph yang dapat dibagi dua subset. Subset pertama, mempunyai node kelas yang tersedia. Dan subset kedua, mempunyai node kelompok asisten dalam setiap kelas. Dengan menerapkan metode ini, kedua subset akan saling dicocokkan. Sehingga permasalahan penjadawalan dapat diselesaikan ketika bipartite graph memenuhi kondisi complete matching.