Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS ALIRAN PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI CIMANUK HULU (STUDI KASUS CIMANUK-BOJONGLOA GARUT) Ali Rahman
Jurnal Konstruksi Vol 14 No 1 (2016): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (834.719 KB) | DOI: 10.33364/konstruksi/v.14-1.391

Abstract

Secara umum wilayah daerah aliran Sungai Cimanuk-Bojongloa terletak di Kabupaten Garut, adapun luas DAS 292 km² yang berlokasi di kampung Bojongloa, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat. Adapun Sungai Cimanuk berhulu dikaki Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut pada ketinggian + 1350 diatas permukaan laut, yang mengalir kearah timur laut sepanjang 180 km dan bermuara di Laut Jawa di Kabupaten Indramayu. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan rata-rata tahun 2006-2007 dengan tahun 2012-2013. Serta cara peningkatan ketersediaan data dan informasi sumber daya air, dan mengendalikan kondisi DAS yang rusak. Dalam penelitian ini pada tahun 2006 didapat debit 4,515 m3/det, dan 2013 didapat debit 15,27 m3/det. Berdasarkan penelitian perbandingan rata-rata debit pada tahun 2006 dan 2013 ada peningkatan yang lumayan signifikan dikarenakan di tahun 2013 sungai sudah mulai rusak banyaknya penebangan hutan, berubahnya saluran drainase dan sebagainya. Dari DAS Cimanuk-Bojongloa hutan di kawasan tersebut sudah mulai rusak karena banyak penebangan hutan liar dan intensitas curah hujan yang tinggi sehingga debit air setiap tahunnya meningkat.
ANALISIS ALIRAN PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI CIMANUK HULU (STUDI KASUS CIMANUK-BOJONGLOA GARUT) Ali Rahman
Jurnal Konstruksi Vol 14 No 1 (2016): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.14-1.391

Abstract

Secara umum wilayah daerah aliran Sungai Cimanuk-Bojongloa terletak di Kabupaten Garut, adapun luas DAS 292 km² yang berlokasi di kampung Bojongloa, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat. Adapun Sungai Cimanuk berhulu dikaki Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut pada ketinggian + 1350 diatas permukaan laut, yang mengalir kearah timur laut sepanjang 180 km dan bermuara di Laut Jawa di Kabupaten Indramayu. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan rata-rata tahun 2006-2007 dengan tahun 2012-2013. Serta cara peningkatan ketersediaan data dan informasi sumber daya air, dan mengendalikan kondisi DAS yang rusak. Dalam penelitian ini pada tahun 2006 didapat debit 4,515 m3/det, dan 2013 didapat debit 15,27 m3/det. Berdasarkan penelitian perbandingan rata-rata debit pada tahun 2006 dan 2013 ada peningkatan yang lumayan signifikan dikarenakan di tahun 2013 sungai sudah mulai rusak banyaknya penebangan hutan, berubahnya saluran drainase dan sebagainya. Dari DAS Cimanuk-Bojongloa hutan di kawasan tersebut sudah mulai rusak karena banyak penebangan hutan liar dan intensitas curah hujan yang tinggi sehingga debit air setiap tahunnya meningkat.