Aplikasi LAKONE (Layanan Administrasi Kependudukan Online) ini bersifat publik dan ditujukan kepada masyarakat Pemalang yang memiliki kepentingan dengan Disdukcapil Pemalang seperti pembuatan akta kelahiran, akta kematian, KTP elektronik, KIA (Kartu Identitas Anak), Perpindahan keluar, Kedatangan dan Online Data (BPJS dan Bank) Secara Online. Namun belum lama aplikasi ini rilis, Disdukcapil Pemalang sudah menerima banyak respon dari pengguna baik itu keluhan maupun saran untuk perbaikan aplikasi ke depannya. Kritik atau saran tersebut seperti aplikasi yang belum optimal, tampilan aplikasi yang masih kurang bagus, dan aplikasi perlu dikembangkan lagi, ada indikasi bahwa pengguna kebingungan dalam menggunakan aplikasi ini. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat usability testing pada aplikasi LAKONE (Layanan Administrasi Kependudukan Online) Disdukcapil Pemalang berdasarkan aspek pengujian usability dengan model PACMAD. Model yang digunakan yaitu PACMAD (People at the Center Of Mobile Application Development). Terdapat 7 aspek yang diuji dalam penelitian ini yang meliputi aspek effectiveness, efficiency, satisfaction, learnability, memorability, erors dan cognitive load. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dibedakan menjadi 3 jenis yakni performance measurement, System Usability Scale (SUS) dan retrospective think aloud (RTA). Setelah dilakukan perhitungan ketiga aspek yang diuji dihasilkan rata-rata nilai aspek effectiveness sebesar 82,5%, efficiency 0,002807888 goal/sec, satisfaction 52, learnability 91,25%, memorability 97,43 %, error 0,22 dan cognitive load sebanyak 20 keluhan.